Penerbangan Lombok–Jakarta kembali normal, 5.025 penumpang terdampak erupsi Anak Krakatau

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah. Sebanyak 17 penerbangan rute Lombok–Jakarta dan sebaliknya dibatalkan akibat penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta menyusul sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (Foto: Doc. kicknews.today)
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah. Sebanyak 17 penerbangan rute Lombok–Jakarta dan sebaliknya sempat dibatalkan akibat penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta menyusul sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (Foto: Doc. kicknews.today)

kicknews.today – Penerbangan rute Lombok–Jakarta dan Jakarta–Lombok kembali beroperasi pada Selasa (8/9/2026), setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibuka kembali menyusul gangguan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Selama dua hari penutupan Bandara Soekarno-Hatta, tercatat 37 penerbangan reguler dari dan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dibatalkan. Pembatalan tersebut berdampak terhadap 5.025 penumpang.

Branch Communication and CSR Department Head BIZAM, Hidya Putri Ramadhina mengatakan, operasional penerbangan antara Jakarta dan Lombok mulai kembali berjalan setelah Bandara Soekarno-Hatta dibuka.

“Seiring dengan kembali beroperasinya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, penerbangan antara Jakarta dan Lombok juga mulai kembali beroperasi,” kata Hidya, Selasa (8/9/2026).

Kementerian Perhubungan menyatakan penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lain yang terdampak abu vulkanik berakhir pada Selasa pukul 00.01 WIB. Pengoperasian kembali dilakukan setelah kondisi ruang udara dinyatakan aman bagi penerbangan.

Normalisasi rute Jakarta–Lombok ditandai dengan tibanya penerbangan Lion Air JT 656 dari Bandara Soekarno-Hatta di BIZAM pada pukul 08.09 Wita.

Berdasarkan data BIZAM, sebanyak 19 penerbangan reguler dengan 2.263 penumpang terdampak pembatalan pada Minggu (6/9/2026).

Pada Senin (7/9/2026), jumlah penerbangan yang dibatalkan mencapai 18 penerbangan dengan 2.762 penumpang terdampak. Dengan demikian, selama dua hari terdapat 37 penerbangan dan 5.025 penumpang yang terkena dampak pembatalan.

Pada Selasa, tersedia 12 penerbangan yang melayani rute Lombok–Jakarta dan Jakarta–Lombok. Jumlah tersebut terdiri atas tujuh penerbangan dari Lombok menuju Jakarta dan lima penerbangan dari Jakarta menuju Lombok.

Hidya mengatakan pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pelayanan serta operasional penerbangan berjalan aman dan lancar.

Selama pembatalan, BIZAM mengaktifkan layanan pemulihan bagi penumpang terdampak. Pelayanan tersebut meliputi pemberian makanan dan minuman ringan di area check-in serta pendampingan oleh petugas bandara.

Operasional BIZAM sendiri tetap berjalan selama gangguan berlangsung. Penerbangan menuju kota lain di luar Bandara Soekarno-Hatta tetap dilayani sesuai jadwal.

Calon penumpang tetap diimbau memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara. Informasi kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172. (red.)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI