kicknews.today – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur meminta pemerintah daerah dan pemerintah pusat menambah armada pemadam untuk memperkuat pelayanan di 21 kecamatan.
Sekretaris Dinas Damkarmat Lombok Timur, Jamiluddin mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, Damkarmat memiliki sembilan armada. Namun, tiga unit sedang mengalami kerusakan sehingga hanya enam yang dapat dioperasikan.

“Tiga armada yang rusak itu ada di mako. Kita berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk pengadaan tambahan armada karena jumlah yang ada sebenarnya tidak cukup,” kata Jamiluddin, Jumat (4/9/2026).
Enam armada yang aktif ditempatkan di sejumlah pos untuk melayani wilayah Lombok Timur. Keterbatasan kendaraan menjadi kendala ketika terjadi kebakaran besar atau sejumlah kejadian berlangsung dalam waktu berdekatan.
Menurut Jamiluddin, seluruh armada yang tersedia akan dikerahkan apabila terjadi kebakaran berskala besar. Damkarmat Lombok Timur juga dapat meminta bantuan dari daerah lain jika membutuhkan tambahan kendaraan dan personel.
“Jika terjadi kebakaran hebat, seluruh armada yang ada ikut membantu karena kita kekurangan armada. Damkar kabupaten lain juga kita hubungi untuk membantu,” ujarnya.
Ia menyebut belum ada penambahan armada pemadam sejak 2020. Damkarmat berharap pengadaan kendaraan baru dapat direalisasikan melalui dukungan anggaran pemerintah daerah maupun pemerintah pusat pada 2026 atau 2027.
Penambahan armada dinilai semakin dibutuhkan selama musim kemarau karena potensi kebakaran meningkat. Damkarmat memberikan perhatian terhadap wilayah Sambelia, Jerowaru dan Keruak sebagai kawasan yang dinilai rawan selama periode tersebut.
“Yang paling rawan untuk kemarau ini ialah wilayah Sambelia, Jerowaru dan Keruak,” katanya.
Selain menambah kendaraan, penempatan armada pada titik strategis dibutuhkan untuk memperluas jangkauan dan mempercepat penanganan kebakaran di wilayah yang jauh dari pos pemadam. (cit/red.)






