kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memperkuat upaya membangun masyarakat yang sehat melalui Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan yang digelar hasil kolaborasi Dinas Kesehatan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara ini melibatkan sekitar 100 kader Posyandu dari berbagai wilayah sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara yang juga Ketua Pembina Posyandu, Hj. Rohani mengatakan jumlah kader Posyandu di Kabupaten Lombok Utara mencapai 2.665 orang. Namun, pada kegiatan kali ini baru sekitar 100 kader yang dapat mengikuti kampanye dan pemeriksaan kesehatan.

Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat, terutama dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui penerapan pola hidup sehat.
“Kami berharap bersama kader Posyandu, kampanye Germas ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang masih mengalami stunting. Harapan kami, angka stunting yang ada terus menurun hingga mencapai nol dan tidak ada lagi penambahan kasus baru,” ujar Rohani, Minggu (26/07/2026).
Selain mengampanyekan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para kader, meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Menurut Rohani, pemeriksaan ini merupakan langkah preventif agar para kader tetap sehat saat menjalankan tugas di lapangan sekaligus mampu mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, dr. Lalu Bahruddin menjelaskan kampanye Germas telah dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan dan menjadi bagian dari program edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Dia mengungkapkan, saat ini tren penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus terus mengalami peningkatan di Lombok Utara. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena banyak kasus baru diketahui setelah penderita menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Kalau tidak dilakukan pemeriksaan seperti ini, penyakit seperti tekanan darah tinggi dan diabetes sering kali sulit terdeteksi. Karena itu kami terus mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan mengubah perilaku hidup menjadi lebih sehat,” kata Bahruddin.
Rangkaian kegiatan Germas kali ini juga melibatkan puskesmas dan rumah sakit dengan berbagai layanan, mulai dari cek kesehatan gratis, donor darah hingga senam bersama sebagai bentuk edukasi penerapan gaya hidup sehat.
“Kita harap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Kita juga mengajak seluruh masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini sehingga risiko penyakit tidak menular dapat ditekan, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Lombok Utara yang lebih sehat sesuai target pembangunan daerah,” tutupnya. (gii/*)




