kicknews.today – Sejak mulai membuka layanan secara terbatas pada akhir September 2026 lalu, Lombok Baby Home (LBH) telah memberikan perlindungan dan pengasuhan kepada dua bayi laki-laki asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Seiring dengan berjalannya pelayanan tersebut, perhatian dan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat mulai mengalir kepada lembaga sosial nirlaba ini.
Pada 6 November 2026, LBH kembali menerima kunjungan tiga anggota DPRD Kota Mataram yang turut didampingi seorang dokter spesialis kardiovaskular asal Italia. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pola pelayanan dan pengasuhan yang dijalankan LBH, sekaligus mendiskusikan peluang dukungan dan kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan. Ketua LBH, Palar Gandhi langsung mendampingi para tamu yang berkunjung tersebut.
Abd. Rachman, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Mataram, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang dilakukan pendiri dan pengurus yayasan.
“Apa yang dilakukan kawan-kawan di Yayasan Lombok Baby Home merupakan sebuah langkah mulia. Mereka telah secara konkret melakukan upaya penyelamatan nyawa dari kondisi yang sangat rawan, sekaligus memberikan pelayanan dan pengasuhan yang sangat baik,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ahmad Azhari Gufron, Ketua Fraksi Amanah Bangsa DPRD Kota Mataram, dan Herman Fanani, anggota Fraksi PPP DPRD Kota Mataram. Keduanya mengapresiasi keberadaan LBH, terlebih setelah melihat secara langsung kondisi bayi-bayi yang mendapatkan perawatan di ruangan khusus yang disiapkan oleh yayasan.
Sementara itu, Michele Brunelli, dokter spesialis kardiovaskular asal Italia, menyatakan ketertarikannya untuk turut mendukung pelayanan LBH, khususnya dari aspek medis. Michele, yang juga mengungkapkan rencananya membangun sebuah yayasan di Indonesia, menawarkan dukungan berupa informasi dan konsultasi kesehatan bagi bayi dan anak-anak yang berada dalam pengasuhan LBH.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat aspek pelayanan kesehatan di Lombok Baby Home, sehingga bayi dan anak-anak yang mendapatkan perlindungan serta pengasuhan di lembaga tersebut dapat memperoleh perhatian medis yang terbaik.
Lombok Baby Home (LBH) merupakan yayasan sosial yang memfokuskan kegiatannya pada upaya penyelamatan dan perlindungan bayi serta ibu hamil yang menghadapi situasi rentan, baik dari aspek sosial maupun ekonomi.
Dalam menjalankan misinya, LBH menghadirkan layanan penyelamatan, pengasuhan, dan perawatan bagi bayi-bayi yang lahir dalam kondisi rentan. Selain itu, lembaga ini juga berupaya menyediakan ruang aman dan memberikan pendampingan bagi ibu hamil yang menghadapi kerentanan sosial, khususnya menjelang proses persalinan.
Melalui pendekatan tersebut, LBH berupaya memastikan bahwa kondisi sosial dan ekonomi yang sulit tidak menjadi penghalang bagi seorang ibu untuk mendapatkan rasa aman menjelang persalinan maupun bagi seorang bayi untuk memperoleh perlindungan, perawatan, dan pengasuhan yang layak sejak awal kehidupannya. (hl)



