kicknews.today – Penurunan debit sejumlah mata air akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino berpotensi mengganggu distribusi air bersih di sekitar 13 kelurahan di Kota Mataram.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang, Aini Kurniati mengatakan, penurunan debit terjadi pada sejumlah sumber air baku utama, antara lain Mata Air Serepak, Ranget dan Lebah Sempage.

Kondisi tersebut menyebabkan tekanan air pada jaringan distribusi menurun sehingga aliran yang sampai ke rumah pelanggan dapat lebih kecil dibandingkan biasanya.
“Penurunan debit air baku di beberapa sumber mata air berdampak pada tekanan air mengecil sehingga aliran air ke keran rumah terasa lebih kecil dari biasanya,” kata Aini, dikutip dari ANTARA, Selasa (8/9/2026).
PTAM Giri Menang mencatat sekitar 13 kelurahan di Kota Mataram berpotensi terdampak. Delapan wilayah yang telah disebutkan meliputi Kelurahan Pagutan, Jempong Baru, Cakranegara Selatan, Mandalika, Bertais, Tanjung Karang, Bintaro dan Karang Pule.
PTAM belum memerinci lima kelurahan lainnya yang termasuk dalam wilayah berpotensi terdampak.
Selain tekanan air mengecil, pelanggan dapat mengalami perubahan jam pelayanan karena aliran tidak bekerja optimal ketika pemakaian sedang tinggi. Pelanggan yang berada di wilayah dataran tinggi juga berpotensi mengalami penghentian aliran sementara.
Gangguan serupa berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Barat, meliputi Kecamatan Gerung, Kuripan, Lembar, Gunungsari dan Batulayar serta kawasan Dasan Tapen.
Untuk membantu pelanggan yang mengalami gangguan pasokan cukup parah, PTAM Giri Menang menyiapkan layanan injeksi dan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.
Pelanggan dapat meminta bantuan dengan menghubungi pusat layanan PTAM Giri Menang melalui nomor telepon (0370) 6111999 atau WhatsApp 0819-9902-9903.
“Petugas kami siap membantu,” ujar Aini.
PTAM mengimbau pelanggan menampung air ketika distribusi sedang lancar, termasuk pada malam hari. Air yang tersedia diminta diprioritaskan untuk kebutuhan konsumsi, memasak dan sanitasi utama.
Pelanggan juga diminta memeriksa keran dan jaringan pipa di rumah untuk memastikan tidak terjadi kebocoran yang dapat memperbesar pemborosan air selama debit sumber mengalami penurunan.
“Mari sama-sama bijak dalam menggunakan air bersih,” katanya. (red.)






