kicknews.today – Sebanyak 353 siswa dari lima sekolah di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dugaan keracunan tersebut muncul setelah sejumlah siswa mengeluhkan mual dan sakit perut. Para siswa kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Lima sekolah yang terdampak yakni SDN 1 Beber, SDN Repok Puyung, SDN 2 Lendang Tampel, MTs Qudwatun Hasanah dan SDN Mertak Kesambik.
Ratusan siswa yang mengalami keluhan kesehatan tersebut kemudian dibawa ke empat puskesmas untuk mendapatkan penanganan.
Sebanyak 124 siswa dibawa ke Puskesmas Aik Darek, 144 siswa mendapatkan penanganan di Puskesmas Pringgerata, 67 siswa dibawa ke Puskesmas Mantang dan 17 siswa lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Bagu
Dari ratusan siswa yang mendapat penanganan tersebut, hampir seluruhnya telah diperbolehkan pulang.
Satgas Program MBG Lombok Tengah, Lalu Rinjani, mengatakan kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi, khususnya terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Kedul di Desa Mekar Bersatu, Lombok Tengah.
“Dengan temuan ini, kami akan melakukan evaluasi terhadap dapur SPPG Gunung Kedul,” ujar Lalu Rinjani.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Lombok Tengah telah mengambil sampel menu MBG untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami para siswa.
Menurutnya, keputusan mengenai apakah dapur tersebut akan dikenakan penghentian sementara atau sanksi lainnya masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan BGN. (wii)






