kicknews.today — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tumbuh Mulia, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur menggelar musyawarah pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Tumbuh Mulia Tahun 2027, Rabu (16/9/2026).
Rapat pembentukan panitia dipimpin langsung oleh Ketua BPD Desa Tumbuh Mulia, Muh. Munir Fauzi, M.Pd. Musyawarah dilaksanakan untuk membentuk kepanitiaan yang akan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Tumbuh Mulia Tahun 2027.

Komposisi tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan harapan proses penyelenggaraan Pilkades dapat dilaksanakan secara terbuka, tertib, profesional, serta mengakomodasi keterwakilan masyarakat Desa Tumbuh Mulia.
Ketua BPD Desa Tumbuh Mulia, Muh. Munir Fauzi, M.Pd menyampaikan bahwa pembentukan panitia merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkades Tahun 2027.
“Panitia yang telah terbentuk ini memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal proses pemilihan kepala desa. Kami berharap seluruh panitia dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, netralitas, transparansi, dan tidak berpihak kepada calon maupun kepentingan kelompok tertentu,” ujar Muh. Munir Fauzi.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara panitia, pemerintah desa, BPD, unsur kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat.
“Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan mengedepankan musyawarah, keterbukaan, ketertiban, serta menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Suralaga, yang hadir mewakili Camat Suralaga, menyampaikan bahwa panitia yang telah terbentuk diharapkan segera memahami tugas, fungsi, dan tahapan penyelenggaraan Pilkades sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami mengharapkan panitia yang telah terbentuk dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Setiap tahapan harus dilaksanakan secara tertib, transparan dan sesuai ketentuan. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD dan unsur terkait juga harus terus dilakukan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Tumbuh Mulia untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh proses berjalan dengan aman, damai dan kondusif, sehingga menghasilkan kepala desa melalui proses yang sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Sementara Pj. Kepala Desa Tumbuh Mulia, Lalu Gde Swiyadi, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah pembentukan Panitia Pilkades.
“Pemerintah Desa Tumbuh Mulia siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seluruh tahapan Pilkades sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Kami berharap panitia dapat bekerja secara profesional, transparan dan bertanggung jawab,” ujar Lalu Gde Swiyadi.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kepanitiaan menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kondusivitas Desa Tumbuh Mulia. Siapa pun yang nantinya terpilih merupakan bagian dari masyarakat kita, sehingga persaudaraan dan kebersamaan harus tetap dijaga,” tegasnya.
Dengan terbentuknya Panitia Pemilihan Kepala Desa Tumbuh Mulia, tahapan persiapan menuju Pilkades Tahun 2027 diharapkan dapat berjalan secara terarah dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seluruh unsur yang hadir juga diharapkan dapat berperan dalam menciptakan proses demokrasi desa yang aman, tertib, transparan, dan kondusif demi kepentingan masyarakat Desa Tumbuh Mulia. (cit)






