Staf PT Eco Island ditemukan tewas di kos Gili Meno, polisi temukan surat wasiat

Tempat korban ditemukan gantung diri. (Foto. kicknews.today/Ist)

kicknews.todaySeorang staf perusahaan pengolah sampah PT Eco Island berinisial S (29) ditemukan meninggal dunia di tempat kosnya di Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (3/9/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di tempat kosnya. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh rekannya, Ahmayadi (35), yang datang ke kos korban untuk mengantarkan pengisi daya telepon seluler yang sebelumnya diminta oleh korban.

Kasatreskrim Polres Lombok Utara IPTU I Komang Wilandra mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat.

“Kalau kita lihat dari motifnya, korban sebelumnya mengeluhkan sakit. Tidak ditemukan adanya luka pada tubuh korban selain luka gores di bagian leher,” kata Wilandra, Jumat (10/9/2026).

Saat korban diturunkan, saksi menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh korban. Dalam surat tersebut, korban menyampaikan permintaan maaf kepada saksi serta meminta agar pesan tersebut disampaikan kepada istrinya untuk menjaga anak mereka.

Polisi menyebut, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Polisi juga mengamankan surat yang diduga sebagai surat wasiat korban.

“Memang murni bunuh diri. Ada surat wasiat juga yang ditemukan,” ujarnya.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Tambang Eleh, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Selama bekerja di Gili Meno, korban tinggal di tempat kos milik warga setempat.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. (gii)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI