Oknum PPPK Bima terseret kasus pembunuhan sadis, Kuasa Hukum korban desak pasal pembunuhan berencana

Kuasa Hukum korban pembunuhan sadis di Kecamatan Wera Kabupaten Bima.

kicknews.today – Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang warga Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, terus menyita perhatian publik. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah rekaman video yang memperlihatkan korban dibawa oleh sejumlah orang sebelum ditemukan tewas viral di media sosial dalam sepekan terakhir.

Hingga kini, motif di balik pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, satu orang terduga pelaku berinisial N yang diketahui merupakan anggota PPPK di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bima telah diamankan di Polres Bima Kota.

Tim kuasa hukum keluarga korban yang tergabung dalam Law Office Justice, terdiri dari Safran, S.H., M.H., Deden Setiawan, S.H., M.H., dan Hikman, S.H., M.H., mengaku telah berkoordinasi langsung dengan penyidik untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

“Kehadiran kami untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Alhamdulillah, terduga telah dilakukan pemeriksaan dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Safran, Jumat (12/6/2026).

Menurut Safran, terdapat indikasi kuat bahwa peristiwa tersebut mengarah pada dugaan pembunuhan berencana. Dugaan itu, kata dia, dapat dilihat dari rangkaian kejadian sebelum korban tewas sebagaimana terekam dalam video yang beredar luas di masyarakat.

“Kita lihat videonya, korban diarak terlebih dahulu hingga ke lokasi pembunuhan sambil para terduga membawa parang,” ungkapnya.

Tim kuasa hukum menegaskan kasus tersebut tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme restorative justice karena menyangkut hilangnya nyawa seseorang. Mereka meminta seluruh pihak yang diduga terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Perbuatan menghilangkan nyawa seseorang merupakan tindak pidana. Ini menjadi hal penting yang harus diingat oleh semua pihak,” tegas Safran.

Pihak keluarga korban juga mendesak aparat penegak hukum untuk menindak seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk mereka yang terlihat dalam video yang beredar. Mereka berharap para pelaku mendapat hukuman setimpal apabila terbukti bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu, Polres Bima Kota disebut masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut guna mengungkap secara utuh fakta di balik peristiwa yang menghebohkan masyarakat Bima itu.

Tim kuasa hukum memastikan akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga kasus tersebut tuntas.

“Kami akan terus mengawal proses hukum kasus ini demi keadilan bagi pihak keluarga korban,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI