Korban meninggal KMP Putri Yasmin warga Ampenan Selatan, 104 orang dievakuasi melalui Pelabuhan Lembar

KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Insiden tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia dan memicu operasi evakuasi penumpang serta awak kapal. Foto: Istimewa
KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Insiden tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia dan memicu operasi evakuasi penumpang serta awak kapal. Foto: Istimewa

kicknews.today – Perkembangan terbaru penanganan kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Rabu (12/8/2026), mencatat satu korban meninggal dunia telah teridentifikasi sebagai warga Ampenan Selatan, Kota Mataram.

Berdasarkan laporan perkembangan Polres Lombok Barat hingga pukul 14.15 Wita, korban meninggal diketahui bernama Indah Dwi Septiani (20), warga Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Korban merupakan salah satu dari tiga orang yang tiba lebih awal di Pelabuhan ASDP Lembar sekitar pukul 11.00 Wita setelah dievakuasi menggunakan speedboat dari sekitar perairan Bangko-Bangko.

Dua orang lainnya dalam kondisi selamat. Ketiga korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Proses evakuasi berikutnya berlangsung secara bertahap.

Sekitar pukul 12.00 Wita, 59 orang berhasil dibawa ke Pelabuhan Lembar menggunakan kapal milik tim SAR. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi selamat dan menjalani pemeriksaan kesehatan di posko terpadu.

Kemudian sekitar pukul 12.35 Wita, 18 orang kembali dievakuasi menggunakan kapal TNI AL.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 12.55 Wita, 24 orang lainnya tiba di Pelabuhan Lembar menggunakan kapal Basarnas. Seluruh korban selamat kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dengan demikian, laporan Polres Lombok Barat mencatat 104 orang telah dievakuasi melalui Pelabuhan ASDP Lembar hingga pukul 14.15 Wita.

Selain melalui Lembar, laporan yang sama menyebut 35 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Padangbai, Bali.

Pendataan keseluruhan korban masih terus direkonsiliasi karena proses evakuasi berlangsung menuju dua pelabuhan berbeda dan melibatkan penumpang serta awak kapal.

Manifest Catat 131 Penumpang

Berdasarkan data manifest yang diperoleh kepolisian, KMP Putri Yasmin membawa 131 penumpang, terdiri dari 43 penumpang pejalan kaki dan 88 penumpang yang berada di dalam kendaraan.

Data kepolisian juga mencatat kapal membawa 79 unit kendaraan.

KMP Putri Yasmin milik PT Jemla Ferry tersebut sedang melakukan pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat saat kebakaran terjadi.

Kepolisian memperoleh informasi mengenai kebakaran sekitar pukul 04.50 Wita. Dalam laporan perkembangan terbaru, posisi kapal disebut berada di perairan sekitar Selat Lombok.

Sejak informasi kejadian diterima, proses penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, Polairud, Polres Lombok Barat, KSOP, ASDP serta kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Sebagai antisipasi penanganan korban, empat rumah sakit juga disiapkan sebagai lokasi rujukan, yakni RSUP NTB, RSUD Kota Mataram, RSUD Patut Patuh Patju Gerung dan Rumah Sakit Universitas Mataram.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran KMP Putri Yasmin masih dalam proses penyelidikan dan belum diumumkan secara resmi.

Informasi awal kepolisian sebelumnya menyebut sumber api diduga berasal dari salah satu kendaraan di dalam kapal. Namun, dugaan tersebut masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan belum dapat disimpulkan sebagai penyebab pasti kebakaran.

Petugas gabungan masih melakukan pendataan dan rekonsiliasi terhadap penumpang serta awak kapal yang telah dievakuasi.

kicknews.today akan memperbarui informasi setelah hasil akhir pendataan dan penyelidikan diumumkan pihak berwenang.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI