12 hari menghilang, Nur Amalia asal Praya Loteng akhirnya ditemukan di Dompu 

Nur Amalia dijemput pihak keluarga di Polsek Manggelewa Dompu.
kicknews.today – Penantian keluarga Nur Amalia Maulida (27), perempuan asal Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya berbuah lega.
Setelah 12 hari dilaporkan menghilang dari rumah, Nur Amalia akhirnya ditemukan warga di Desa Sori Utu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Rabu (23/9/2026) malam.
Informasi keberadaan Nur Amalia diketahui sekitar pukul 21.00 WITA setelah seorang warga bernama Ibu Nurayudah melihat pamflet pemberitaan orang hilang yang beredar.
Saat ditemukan, Nur Amalia ternyata sudah berada di Desa Sori Utu sejak sore. Sebelumnya, ia sempat beristirahat di sebuah masjid sebelum kemudian berada di rumah Ibu Nurayudah.
Setelah waktu Magrib, Nur Amalia berada di rumah warga tersebut. Dalam kondisi tidak memiliki uang, keberadaannya kemudian diketahui dan didampingi Babinsa serta Bhabinkamtibmas setempat.
Kabar penemuan tersebut langsung disampaikan kepada pihak keluarga yang saat itu sudah berada di wilayah Bima. Keluarga kemudian bergerak menuju Manggelewa untuk menjemput Nur Amalia.
Rekan keluarga yang ikut dalam proses penjemputan, Arif Rahman, mengatakan pihaknya tiba di Manggelewa sekitar pukul 00.00 WITA.
“Kami nyampe Manggelewa sekitar jam 12. Setelah selesai serah terima di Polsek Manggelewa, langsung balik ke Bima lagi,” kata Arif.
Sebelum meninggalkan Manggelewa, Nur Amalia dibawa ke Polsek Manggelewa untuk proses serah terima dari warga kepada pihak keluarga sekaligus berpamitan.
Saat ini Nur Amalia telah bersama keluarganya. Rencananya, ia akan kembali ke Praya, Lombok Tengah, pada Kamis (24/9/2026).
Sebelumnya, keluarga telah melaporkan kehilangan Nur Amalia ke Polres Lombok Tengah pada 12 September 2026.
Sejak meninggalkan rumah pada tanggal tersebut, keberadaan Nur Amalia berpindah-pindah di sejumlah wilayah di Pulau Lombok hingga akhirnya menyeberang ke Pulau Sumbawa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun keluarga, pada 12-13 September, Nur Amalia berada di sekitar Kopang, Lombok Tengah. Ia disebut sempat bermalam di sebuah masjid dan diketahui oleh warga sekitar.
Selanjutnya, pada 13-14 September, Nur Amalia berada di wilayah Masbagik, Lombok Timur. Di lokasi tersebut, ia kembali bermalam di masjid dan sempat diketahui serta diajak berbincang oleh kepala dusun setempat.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Pringgabaya, Lombok Timur. Pada 15-17 September, Nur Amalia diketahui berada di wilayah tersebut dan berdasarkan keterangan warga sempat bermalam di depan Polsek Pringgabaya.
Setelah itu, Nur Amalia menyeberang ke Pulau Sumbawa. Ia diketahui berada di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, dan sempat menginap di rumah warga pada 19 hingga 21 September.
Jejaknya kemudian terdeteksi di Kota Bima. Pada Selasa malam (22/9/2026), Nur Amalia diketahui mendatangi Polsek Rasanae Barat.
Informasi tersebut kemudian diketahui keluarga setelah pihak Polsek Rasanae Barat menyampaikan bahwa Nur Amalia sempat datang ke kantor polisi.
Saat itu, Nur Amalia tidak diamankan karena tidak membawa identitas diri. Pihak kepolisian juga baru mengetahui bahwa perempuan tersebut ternyata telah dilaporkan hilang oleh keluarganya di Lombok Tengah.
Sehari kemudian, kabar keberadaan Nur Amalia kembali muncul. Kali ini, warga Desa Sori Utu, Kecamatan Manggelewa, Dompu, mengenalinya setelah melihat pamflet orang hilang yang beredar.
Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian keluarga terhadap Nur Amalia selama hampir dua pekan.
Kini, Nur Amalia telah kembali bersama keluarganya dan dijadwalkan pulang ke Praya, Lombok Tengah. (jr)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI