Dari guru dan siswa, Dikpora Kota Bima kumpulkan 43,3 juta untuk gempa NTT

Oplus_131072

kicknews.today – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari Kota Bima. Kali ini, keluarga besar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima berhasil menggalang donasi sebesar Rp43.306.000.

Donasi tersebut dikumpulkan dari internal Dikpora, mulai dari guru hingga siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bima.

Bantuan itu kemudian diserahkan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, A Faruk, di kantor BPBD Kota Bima.

Plt Kepala Dikpora Kota Bima, A Haris, mengatakan penggalangan dana tersebut merupakan tindak lanjut atas imbauan Wali Kota Bima untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

“Dari lingkup Dikpora, kami menindaklanjuti imbauan wali kota dengan menggalang dana dari internal, termasuk sekolah mulai SD hingga SMP. Bantuan ini berasal dari siswa dan guru,” katanya, Jumat (28/8/2026).

Haris berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi korban gempa. Menurutnya, donasi itu merupakan bentuk solidaritas keluarga besar dunia pendidikan Kota Bima terhadap warga yang tengah menghadapi bencana.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bima, A Faruk, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Dikpora. Ia menyebut donasi tersebut menjadi bantuan terbesar yang diterima BPBD Kota Bima dari organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami mengapresiasi bantuan ini dan akan mengemban amanah dalam mendistribusikan seluruh donasi yang telah diberikan,” ujarnya.

Faruk menjelaskan, BPBD Kota Bima sebelumnya telah berkoordinasi mengenai kebutuhan para korban gempa. Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi dalam bentuk barang sehingga sebagian bantuan akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak.

Salah satunya untuk penyediaan air bersih. BPBD berencana menyewa truk guna membawa air bersih ke posko di wilayah Lamba Leda, Kabupaten Manggarai.

Selain itu, bantuan akan digunakan untuk pengadaan tandon air yang ditempatkan di sejumlah masjid di wilayah Reo. BPBD juga menyiapkan perangkat permainan anak untuk mendukung proses pemulihan trauma atau *trauma healing* bagi anak-anak korban gempa.

“Kemudian terpal juga tidak lupa. Itu sesuai permintaan sebanyak 100 lembar,” jelas Faruk.

Ia menegaskan, seluruh penggunaan bantuan akan dipertanggungjawabkan melalui laporan pertanggungjawaban (SPJ).

Dengan tambahan donasi dari Dikpora sebesar Rp43,306 juta, total bantuan yang telah dihimpun BPBD Kota Bima untuk korban gempa NTT kini mencapai sekitar Rp74 juta. Sebelumnya, donasi yang terkumpul sekitar Rp31 juta.

BPBD Kota Bima memastikan seluruh bantuan tersebut akan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI