BMKG ungkap penyebab gempa M 4,3 guncang Pulau Sumbawa 

Ilustrasi gempa

kicknews.today – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Pulau Sumbawa meliputi Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (23/7/2026) dini hari pukul 03.37 WITA.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 8,16° Lintang Selatan dan 117,75° Bujur Timur, atau sekitar 51 kilometer timur laut Kabupaten Sumbawa, dengan kedalaman 19 kilometer.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di darat. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault).

Berdasarkan laporan masyarakat dan peta guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Sumbawa. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas.

Sementara itu, di sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa, gempa juga dirasakan dengan intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga pukul 04.20 WITA, BMKG memastikan belum terdeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Meski demikian, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas seismik.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa hingga dipastikan aman.

Informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gempa hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG, baik melalui media sosial terverifikasi, situs resmi BMKG, maupun aplikasi InfoBMKG.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, ST., MM, menegaskan bahwa BMKG akan terus memantau aktivitas gempa dan menyampaikan informasi terbaru kepada pemerintah daerah serta masyarakat apabila terdapat perkembangan lebih lanjut. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI