kicknews.today – Bank NTB Syariah kembali memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah setelah resmi dipercaya menjadi salah satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat atau KUR nasional pada 2026.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan atau PKP KUR antara Bank NTB Syariah dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Bank NTB Syariah memperoleh plafon penyaluran KUR sebesar Rp40 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp30 miliar dialokasikan untuk sektor UMKM, sementara Rp10 miliar disiapkan untuk pembiayaan Pekerja Migran Indonesia atau PMI.
Program ini menjadi momentum penting bagi Bank NTB Syariah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan masyarakat produktif di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan kepercayaan yang diberikan pemerintah merupakan peluang sekaligus amanah bagi Bank NTB Syariah untuk semakin memperkuat perannya dalam mendukung ekonomi daerah.
“Kami bersyukur Bank NTB Syariah kembali dipercaya menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat. Ini merupakan momentum penting bagi kami untuk memperluas akses pembiayaan kepada pelaku UMKM dan masyarakat produktif di Nusa Tenggara Barat,” ujar Nazaruddin, Minggu, 22 Juni 2026.
Ia menegaskan, pembiayaan KUR yang disalurkan Bank NTB Syariah diharapkan benar-benar mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin pembiayaan KUR yang disalurkan benar-benar mampu mendorong pertumbuhan usaha, meningkatkan daya saing UMKM, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Nazaruddin, keberadaan KUR akan memperkuat ekosistem pembiayaan syariah yang selama ini dikembangkan Bank NTB Syariah, terutama bagi sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Sektor tersebut meliputi perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, industri kreatif, hingga sektor jasa.
Selain untuk pelaku UMKM, alokasi KUR bagi PMI juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri melalui pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan sesuai prinsip syariah.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia melalui akses pembiayaan yang aman dan legal.
Bank NTB Syariah optimistis penyaluran KUR tahun 2026 dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan inklusi keuangan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Ke depan, Bank NTB Syariah akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan program KUR dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan permodalan.
Sebagai bank daerah berbasis syariah, Bank NTB Syariah berkomitmen menghadirkan layanan dan produk pembiayaan yang mudah diakses, kompetitif, serta memberi manfaat luas bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Amanah untuk Berkah Bermakna. (red.)




