kicknews.today – Aktivitas konstruksi mulai terlihat di sejumlah ruas jalan Kota Mataram. Ada pekerjaan tanah, pemasangan jaringan pipa hingga pekerjaan bawah permukaan yang mungkin membuat warga bertanya, sebenarnya apa yang sedang dibangun di bawah jalan?
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Kota Mataram yang masuk dalam program Citywide Inclusive Sanitation Project (CISP).

Berdasarkan informasi resmi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum yang dipublikasikan pada 25 Mei 2026, pembangunan SPALD-T Kota Mataram telah memasuki tahap konstruksi jaringan perpipaan.
Artinya, pipa yang sedang dibangun di bawah sejumlah ruas jalan tersebut bukan jaringan air minum maupun drainase biasa. Jaringan itu dirancang untuk membawa air limbah domestik dari kawasan yang dilayani menuju sistem pengolahan terpusat.
Dokumen Asian Development Bank (ADB) untuk Citywide Inclusive Sanitation Project mencatat Kota Mataram menjadi salah satu kota sasaran pembangunan sistem sanitasi perkotaan. Program tersebut diarahkan untuk memperluas pelayanan sanitasi aman melalui pembangunan jaringan pengumpul air limbah, sambungan rumah dan fasilitas pengolahan.
Di Mataram, pekerjaan jaringan perpipaan dibagi dalam sedikitnya dua paket besar.
Dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik International Competitive Bidding Kementerian PU, tercatat paket Sewerage Pipe Installation Mataram A atau CWIM-02 dan Sewerage Pipe Installation Mataram B atau CWIM-03.
Dokumen pengadaan ADB mencatat kontrak CWIM-02 Sewerage Pipe Installation Mataram A diberikan kepada PT Nindya Karya pada 28 Februari 2026.
Sementara itu, publikasi Direktorat Jenderal Cipta Karya pada 25 Mei 2026 menyebut pelaksanaan pembangunan jaringan tengah disinkronkan dengan kondisi jalan dan kawasan perkotaan yang dilalui. Dalam publikasi itu disebut antara lain kawasan Jalan Koperasi dan Jalan Saleh Sungkar sebagai bagian dari area pekerjaan jaringan.
Jaringan lainnya bergerak menuju kawasan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela.
Tanjung Karang memiliki posisi penting dalam sistem sanitasi tersebut. Dalam sistem pengadaan pemerintah tercatat paket tersendiri bernama WWTP Tanjung Karang, Sekarbela atau CWIM-01.
WWTP atau Wastewater Treatment Plant merupakan fasilitas untuk mengolah air limbah yang dikumpulkan melalui jaringan sebelum hasil pengolahannya dilepas kembali ke lingkungan sesuai ketentuan.
Dengan demikian, sistem yang sedang dibangun di Kota Mataram bekerja dalam satu rangkaian. Air limbah dari kawasan yang terlayani dikumpulkan melalui jaringan perpipaan di bawah tanah, kemudian dialirkan menuju fasilitas pengolahan.
Rencana pembangunan SPALD-T Kota Mataram sendiri bukan program yang muncul tiba-tiba.
Dalam publikasi resmi Pemerintah Kota Mataram pada Juni 2024, pemerintah daerah telah menyampaikan rencana pembangunan SPALD-T sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan air limbah domestik, melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga lingkungan.
Pemkot Mataram saat itu juga menyebut pembangunan sistem tersebut berkaitan dengan pelaksanaan pengelolaan air limbah domestik sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 3 Tahun 2021.
Kini, memasuki 2026, rencana tersebut mulai terlihat dalam bentuk pekerjaan fisik di lapangan.
Bagi warga, yang tampak di permukaan mungkin hanya alat berat, lubang kerja dan tumpukan material. Namun infrastruktur yang sedang dibangun sebagian besar justru akan berada di bawah tanah.
Jaringan tersebut nantinya menjadi jalur yang membawa air limbah domestik menuju fasilitas pengolahan, sehingga tidak seluruhnya dikelola secara individual atau berpotensi terbuang langsung ke lingkungan.
Namun daftar lengkap ruas jalan yang dilalui jaringan, tahapan pekerjaan pada masing-masing titik serta jadwal rekayasa lalu lintas masih perlu mengacu pada rencana teknis dan pembaruan terbaru dari pelaksana proyek maupun pemerintah.
Untuk warga yang melihat pekerjaan pipa di sejumlah ruas Mataram, jawabannya kini mulai terang.
Di bawah jalan kota, pemerintah sedang membangun jaringan sanitasi air limbah untuk Kota Mataram. (red.)






