Antisipasi penerbangan MotoGP terganggu erupsi, NTB pertimbangkan jalur darat dan laut

Asisten II setda pemprov NTB Lalu Moh Faozal (foto kicknews.today/wn)
Asisten II setda pemprov NTB Lalu Moh Faozal (foto kicknews.today/wn)

kicknews.today – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mempertimbangkan jalur darat dan laut sebagai alternatif konektivitas menuju Lombok apabila gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kembali terjadi menjelang MotoGP Mandalika 2026.

Pertamina Grand Prix of Indonesia dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026.

Asisten II Sekretariat Daerah NTB, Lalu Moh. Faozal mengatakan, erupsi Anak Krakatau sempat mengganggu penerbangan rute Jakarta–Lombok dan Lombok–Jakarta akibat penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Faozal mengaku turut terdampak pembatalan penerbangan tersebut. Ia seharusnya menghadiri rapat persiapan MotoGP di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mewakili Gubernur NTB.

“Saya termasuk yang terdampak Krakatau kemarin sehingga tidak bisa terbang. Seharusnya saya hadir di Kemenko Perekonomian mewakili Bapak Gubernur untuk membahas MotoGP pukul 15.00, tetapi sampai pukul 18.00 Bandara Soekarno-Hatta masih ditutup,” kata Faozal, Selasa (8/9/2026).

Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lain yang terdampak abu vulkanik Anak Krakatau telah kembali beroperasi normal sejak Selasa (8/9/2026) pukul 00.01 WIB.

Sementara itu, operasional Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid tetap berjalan. Gangguan sebelumnya terjadi pada penerbangan yang terhubung dengan bandara terdampak sebaran abu vulkanik, terutama rute Lombok–Jakarta dan sebaliknya.

Faozal mengatakan jalur darat dapat menjadi pilihan apabila gangguan penerbangan kembali terjadi. Perjalanan menuju Lombok dapat dilanjutkan menggunakan kendaraan melalui penyeberangan antarpulau.

“Antisipasinya tentu melalui jalur darat. Kalau memang menggunakan mobil, perjalanan darat bisa dilakukan,” ujarnya.

Selain jalur darat, transportasi laut juga dapat dipertimbangkan sebagai alternatif perjalanan menuju Lombok. Namun, pengguna jasa tetap harus memperhatikan kondisi cuaca, gelombang dan keputusan otoritas pelayaran.

“Menggunakan kapal juga bisa karena pergerakan laut kita relatif aman,” kata Faozal.

Meski demikian, Pemprov NTB optimistis penyelenggaraan MotoGP Mandalika tetap berlangsung sesuai jadwal. Jarak pelaksanaan yang masih sekitar satu bulan juga memberikan waktu bagi pemerintah dan penyelenggara untuk menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan konektivitas.

“Kita sama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mudah-mudahan tidak ada kendala apa pun,” tutup Faozal. (wii/red.)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI