Bupati Cup II segera digelar, Rukmini jamin tranparansi pengukuran kuda

rokok ilegal

kicknews.today – Event pacuan kuda Bupati Cup II Kabupaten Bima dipastikan kembali digelar pada November 2026. Ajang yang berlangsung di Arena Pacuan Kuda Panda ini tidak sekadar menjadi kompetisi bagi para joki dan pemilik kuda, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan Bima menuju Babak Kualifikasi (BK) PON 2028.

Bupati Cup II direncanakan berlangsung pada pertengahan hingga akhir November 2026. Pelaksanaannya sekaligus menjadi momentum menguji kesiapan fasilitas Arena Pacuan Kuda Panda agar memenuhi standar penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional.

Ketua FN Pordasi Pacu Kabupaten Bima, Rukmini H Sarbini, mengatakan tahapan persiapan mulai dimatangkan. Pada Minggu (8/11/2026), pihaknya menggelar rapat pembentukan panitia yang dilanjutkan dengan rapat persiapan teknis pelaksanaan pada Senin.

“Rencananya event ini digelar pertengahan November, jika tidak ada halangan,” jelas Rukmini.

Selain kesiapan panitia dan fasilitas arena, FN Pordasi Pacu Kabupaten Bima juga memberikan perhatian serius terhadap proses pengukuran kuda. Hal ini menyusul adanya dinamika dan kritik dari sejumlah pemilik kuda terkait proses pengukuran dalam penyelenggaraan pacuan sebelumnya.

Rukmini menegaskan, pihaknya telah menyiapkan personel yang dinilai tepat dan kompeten untuk menangani pengukuran. Proses tersebut juga akan didampingi pengamat guna memastikan transparansi dan memberikan rasa keadilan kepada seluruh peserta.

“Saya memastikan sudah memilih orang yang tepat, didampingi pengamat yang bisa memenuhi rasa adil bagi seluruh pemilik kuda. Saya meminta seluruh pemilik kuda agar bekerja sama untuk menyukseskan event Pacuan Kuda Bupati Bima Cup II,” tegas srikandi DPRD Kabupaten Bima dapil Sape-Lambu dari PKS ini.

Untuk memperkuat pengawasan, FN Pordasi Pacu Kabupaten Bima juga meminta seluruh ketua FN Pordasi Pacu se-NTB yang mengirimkan kuda maupun delegasi agar memberikan mandat kepada satu orang perwakilan.

Perwakilan tersebut akan diberi ruang untuk mengawasi jalannya pengukuran, termasuk menyampaikan teguran maupun koreksi apabila menemukan kejanggalan dalam proses tersebut.

Menurut Rukmini, seluruh peserta harus memperoleh perlakuan yang sama tanpa membedakan asal daerah maupun kepentingan tertentu.

“Yang jelas, seluruh pemilik kuda yang mendaftar dan mengikuti pengukuran memiliki hak yang sama tanpa pandang bulu. Karena mereka hadir dengan kewajiban yang sama,” tandasnya.

Arena Panda Dibidik untuk PON 2028

Terkait peluang Arena Pacuan Kuda Panda menjadi salah satu venue pacuan kuda pada PON 2028, Rukmini mengaku bangga dan menyambut positif perhatian dari jajaran pengurus pusat FN Pordasi Pacu.

Dia mengungkapkan, kunjungan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Hukum dan Sarana Prasarana PP FN Pordasi Pacu, Gusriyal, bersama Direktur Pacu Tradisional PP FN Pordasi Pacu, Aguspen Adnan, memberikan kesan positif terhadap kondisi dan lokasi arena tersebut.

Menurut Rukmini, salah satu keunggulan Arena Pacuan Kuda Panda adalah letaknya yang strategis, karena dekat dengan bandara, pusat kuliner, serta fasilitas penginapan.

“Insyaallah, dari hasil kunjungan Bapak Gusriyal dan Bapak Aguspen Adnan, beliau berdua sangat terkesan dengan kondisi Arena Pacuan Kuda Panda yang dekat dengan bandara, kuliner dan juga tempat penginapan,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya juga mendapat masukan agar terus melakukan pembenahan dan menambah sejumlah sarana pendukung untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan event berskala nasional.

Karena itu, Bupati Cup II diharapkan menjadi salah satu langkah penting untuk mengukur kesiapan arena sekaligus mengidentifikasi berbagai fasilitas yang masih perlu ditingkatkan.

Rukmini berharap dukungan seluruh pemilik kuda, pengurus Pordasi, pemerintah daerah dan berbagai pihak agar pelaksanaan Bupati Cup II berjalan lancar.

Dengan persiapan yang semakin matang, Arena Pacuan Kuda Panda diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima, tetapi juga mampu mengambil peran dalam penyelenggaraan olahraga berkuda tingkat nasional, termasuk agenda PON 2028. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

–

Artikel Terkait

Ultah Lombok Tengah

OPINI