kicknews.today – Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah KLU, Syamsuddirman mengatakan, kesiapan tersebut telah disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Utara. Pemkab KLU juga mulai melakukan sejumlah persiapan bersama Pemerintah Provinsi NTB.

“Insyaallah, Bupati sudah menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah MTQ 2027. Kita sudah beberapa kali melakukan asistensi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk penyiapan dari sisi perencanaan anggaran dan seterusnya,” kata Syamsuddirman.
Menurutnya, Lombok Utara sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) pada 2016. Namun, setelah pelaksanaan MTQ di Sumbawa, hasil rapat kerja mengamanatkan agar pelaksanaan STQ tidak lagi digelar secara terpisah dan seluruhnya menjadi MTQ setiap tahun.
Dalam penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi, pembiayaan akan melibatkan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah tuan rumah. Pemprov NTB akan menangani sejumlah kebutuhan utama, sementara tuan rumah bertanggung jawab terhadap pelaksanaan di sejumlah majelis.
Syamsuddirman menjelaskan, pemerintah daerah tuan rumah nantinya bertanggung jawab terhadap majelis utama dan delapan majelis tambahan. Sementara kebutuhan terkait juara I, II, III dan harapan, majelis hakim, serta kebutuhan lainnya akan didukung oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi NTB.
“Kalau MTQ provinsi itu tanggung jawab programnya provinsi, anggaran dari provinsi ada, anggaran dari tuan rumah juga ada,” ujarnya.
Selain anggaran, pembagian tanggung jawab juga akan dilakukan dalam aspek teknis penyelenggaraan, termasuk akomodasi dan panggung utama. Persiapan tersebut nantinya dikerjakan melalui koordinasi antara panitia kabupaten dan pemerintah provinsi.
Untuk memastikan ketersediaan penginapan, Pemkab KLU mulai melakukan pemetaan lokasi akomodasi. Tidak hanya hotel, pemetaan juga menyasar rumah-rumah penduduk yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan peserta dan kafilah.
“Mulai hari ini kita melakukan pemetaan lokasi penginapan, baik itu di hotel yang ada maupun perumahan penduduk,” katanya.
Pemetaan akomodasi akan difokuskan di tiga kecamatan, yakni Tanjung, Pemenang dan Gangga. Ketiga wilayah tersebut diproyeksikan menjadi lokasi utama penginapan selama pelaksanaan MTQ Provinsi NTB 2027.
Di sisi prestasi, KLU juga mulai melakukan persiapan untuk meningkatkan capaian kafilah daerah. Setelah pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan, para peserta yang dinilai memiliki potensi kini mulai menjalani pemusatan latihan.
“Kesiapan itu kita sudah mulai pemusatan latihan. Jadi, kecamatan yang sudah selesai melaksanakan MTQ, saat ini sedang dilakukan pemusatan latihan di Sekretariat LPTQ Kabupaten di Tanjung,” tutupnya. (gii/*)






