Pendaki China yang jatuh di Rinjani berhasil dievakuasi selamat

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi

kicknews.today – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki asal China, Li Xianhua (47), yang mengalami kecelakaan di jalur pendakian Senaru–Batu Ceper, Gunung Rinjani. Korban tiba dengan selamat di Pos Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Senaru, Selasa (15/9/2026) pukul 04.47 Wita.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, korban selanjutnya dibawa menuju Nusa Medica Clinic Sembalun untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan.

“Selasa pukul 04.47 Wita, Tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos TNGR Senaru. Korban langsung dievakuasi menuju Nusa Medica Clinic Sembalun guna mendapatkan penanganan medis lanjutan,” kata Hariyadi, Selasa (15/9/2026).

Li Xianhua sebelumnya dilaporkan terpeleset saat mendaki di jalur Senaru–Batu Ceper pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. Benturan keras di bagian kepala menyebabkan korban sempat tidak sadarkan diri.

Kantor SAR Mataram menerima laporan kecelakaan tersebut pada pukul 10.00 Wita dari perwakilan Emergency Medical Help Center (EMHC). Tim penyelamat dari Unit Siaga SAR Sembalun kemudian dikerahkan menuju lokasi.

Personel tambahan dari Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal juga diterjunkan untuk mempercepat penanganan dan evakuasi korban.

Tim SAR gabungan berhasil menjangkau korban pada Senin malam sekitar pukul 20.15 Wita. Setelah mendapatkan penanganan awal, korban dievakuasi secara estafet menuju Pos TNGR Senaru.

Evakuasi dilakukan menggunakan peralatan pendakian dan peralatan medis karena kondisi korban mengalami cedera kepala. Medan pegunungan dan pelaksanaan evakuasi pada malam hari turut menjadi tantangan bagi tim penyelamat.

“Fokus utama adalah menjangkau korban secepat mungkin untuk memberikan pertolongan medis awal, mengingat korban dilaporkan mengalami cedera kepala dan pingsan,” ujar Hariyadi.

Operasi penyelamatan melibatkan Kantor SAR Mataram, Unit SAR Lombok Timur, Balai TNGR, EMHC, Nusa Medica Clinic Sembalun, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta porter dan pemandu pendakian setempat.

Setelah korban berhasil dibawa turun dalam kondisi selamat dan diserahkan kepada tenaga medis, Kantor SAR Mataram resmi menutup operasi penyelamatan.

“Dengan telah dievakuasinya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup,” kata Hariyadi. (red.)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI