Warga Pane Utara Lombok Timur kesulitan air bersih

Salah satu tandon penampung air di Dusun Pane Utara Lombok Timur. Foto: Ist

kicknews.today – Warga Dusun Pene Utara, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, mengeluhkan belum tersedianya air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur di wilayah mereka. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus berjuang keras memenuhi kebutuhan air sehari-hari, bahkan untuk mandi dan berwudhu sangat sulit.

 

Kepala Dusun Pene Utara, Subuh, mengaku kecewa karena hingga saat ini jaringan pipa PDAM yang selama ini diharapkan masyarakat belum juga menjangkau dusunnya. Padahal, sejumlah dusun lain masih satu desa telah menikmati layanan air bersih.

 

“Kenapa hanya dusun kami yang tidak tersentuh, kami sangat membutuhkan air bersih. Kami sudah mempertanyakan persoalan ini kepada pemerintah desa, namun jawabannya karena belum ada jaringan pipa PDAM yang masuk ke Dusun kami,” katanya pada Kamis (2/7/2026).

 

Ia katakan, pemerintah desa sebelumnya pernah membangun sumur bor menggunakan anggaran desa. Namun, sumur tersebut dinilai belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat karena kedalaman pengeborannya tidak mencapai sumber air yang diharapkan.

 

“Dulu pernah dibuatkan sumur bor. Setahu saya anggarannya untuk pengeboran hingga kedalaman sekitar 22 meter. Namun yang terealisasi hanya sekitar 9 meter. Kami menduga ada pengurangan kedalaman. Akibatnya, sumber air yang diharapkan tidak ditemukan,” tambahnya.

 

Saat ini, warga hanya mengandalkan tandon yang berada di lokasi sumur bor tersebut sebagai tempat penampungan air. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat harus membeli air secara swadaya melalui iuran warga guna mendatangkan pasokan menggunakan mobil tangki.

 

“Kadang-kadang kami mendapat bantuan dari para donatur. Kalau tidak ada bantuan atau kiriman air tangki, warga kesulitan mandi dan berwudhu. Kami benar-benar berharap pemerintah memperhatikan kondisi ini,” katanya.

 

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Timur segera mengambil langkah nyata dengan mengalokasikan anggaran pembangunan jaringan PDAM ke Dusun Pene Utara agar persoalan krisis air bersih yang telah lama dialami warga dapat segera teratasi.

 

“Kami berada di wilayah perbatasan, kami merasa seperti masyarakat yang terbuang dan tidak diperhatikan. Kami juga warga Lombok Timur yang berhak mendapatkan layanan dasar, termasuk akses air bersih,” tegasnya.

 

Sementara Direktur Utama (Dirut) PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim S. Kep. Ners mengatakan saat ini PDAM sedang melakukan kajian teknis untuk menghitung ketersediaan debit air serta ketinggian wilayah yang akan dilayani guna memastikan jaringan distribusi dapat menjangkau dusun tersebut.

 

“Kami sedang menghitung debit air dan elevasi atau ketinggian titik lokasi tersebut agar dapat dialiri jaringan PDAM ke arah sana,” pungkasnya. (cit)

 

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI