kicknews.today – Masyarakat Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, memblokade jalan. Mereka menyuarakan keresahan terkait kondisi infrastruktur jalan yang belum mendapat kejelasan mengenai waktu pelaksanaan pengerjaannya. Aksi pemblokadean itu disertai dengan kalimat bahwa mereka belum merdeka.
Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton. M.pd membenarkan warganya melakukan pemblokadean jalan. Warganya juga menuntut akan melakukan aksi lanjutan untuk mempertanyakan janji Bupati Lombok Timur.

Pemblokadean itu dilakukan dengan cara menaruh tumpukan pasir hitam disertai batu dan kayu di tengah jalan. Hal itu juga dilakukan agar para sopir dump truck melewati jalan tersebut dapat mentaati aturan desa yang telah dibuat.
Masyarakat menagih janji bupati yang tidak pernah terealisasi, mobil dump truck muatan berat pun lalu lalang lewat dan bagian atasnya pun tidak ditutup. Hal tersebut yang membuat jalan mudah rusak serta pengguna jalan terganggu dibelakang.
“Harapan masyarakat Kalijaga Timur mendapat kejelasan kapan pelaksanaan pembangunan jalan yang diblokade, setiap hari masyarakat menghirup udara dari debu jalan karena jalan yang rusak akibat lalu lalangnya kendaraan. Sesuai janji pimpinan daerah akan memprioritaskan jalan penyumbang PAD dengan tambang yang ada di desa Kalijaga. Sayangnya jalan ruas Kalijaga Timur -Koarleko ini belum ada kejelasan kapan mau dibangun oleh pemerintah,” pungkasnya pada Senin (17/8/2026). (cit)






