kicknews.today – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai melakukan penataan ruang pameran Speed, Energy, and Connection di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Senin (5/10/2026).
Pameran tersebut akan berlangsung mulai 8 Oktober hingga berakhirnya ajang MotoGP Mandalika pada 11 Oktober 2026.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan pameran tersebut dirancang untuk mengajak pengunjung MotoGP mengenal kebudayaan NTB secara lebih dekat.
“Pameran ini bertujuan mengajak pengunjung MotoGP untuk mengetahui kebudayaan kita. Dengan mengetahui kebudayaan kita, mereka diharapkan lebih tertarik dan memiliki wawasan yang lebih komprehensif tentang NTB,” ujarnya.
Menurut Nuralam, kehadiran pameran tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sport tourism dan culture tourism dapat saling beririsan.
“Memang kita ingin menampilkan bahwa sport tourism dengan culture tourism itu juga bisa beririsan,” katanya.
Pameran Speed, Energy, and Connection tahun ini merupakan pelaksanaan kedua yang digelar bertepatan dengan ajang MotoGP Mandalika. Jika pada tahun sebelumnya mengangkat tema Lombok-Sumbawa Civilization, tahun ini Museum NTB mengangkat Sekardiyu sebagai tema utama pameran.
Kurator Pameran MotoGP, Bunyamin, mengatakan pemilihan Sekardiyu memiliki keterkaitan dengan tema Speed, Energy, and Connection, khususnya dalam melihat hubungan antara kendaraan, perjalanan, energi, dan kecepatan.
Dirinya mengatakan Sekardiyu sebagai karya budaya yang berkaitan dengan gerak, kekuatan, kepahlawanan, serta hubungan manusia dengan tradisi.
Sehingga menurutnya konsep pameran tersebut menjadi cara Museum NTB untuk menghubungkan narasi budaya masa lalu dengan perkembangan kendaraan bermotor dan olahraga balap pada masa kini.
“Jasi Sekardiyu dipilih sebagai objek utama karena memiliki keterkaitan dengan gagasan yang ingin dibangun melalui pameran yaitu Speed, Energy, dan Connection,” ujarnya.
Pameran tersebut menampilkan 10 koleksi diantaranya Wayang Jayengrana, Wayang Sekardiyu, Naskah Lontar Jayengrana, Kain Songket Lombok (motif kuda), Kain Kemalik (motif Jayengrana dan Munigarim), Lukisan Nyongkolan, foto arakan Jaran Kamput, dua pasang Jaran Kamput, serta Cale atau Kacip Pinang motif kuda.
Koleksi-koleksi tersebut disusun dalam tiga subtema yang merepresentasikan konsep Speed, Energy, and Connection, yakni kecepatan, energi, dan keterhubungan.
Ketua Pameran Gunarti mengatakan penataan ruang pameran tersebut akan berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari persiapan sebelum pameran dibuka untuk pengunjung.
Penataan tersebut mencakup penempatan koleksi serta pengaturan materi pameran agar dapat tersaji secara informatif dan menarik bagi pengunjung.
“Jadi penataan ini besok dipastikan sudah selsai untuk disajikan bersamaan dengan ajang MotoGP,” ucapnya. (wii)






