in

Eks Bandara Selaparang akan dipakai event balap motor

eks bandara selaparang
eks bandara selaparang

kicknews.today – Pemerintah Kota Mataram, siap mendukung kegiatan ajang kompetisi balap motor (road race) yang akan digelar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di bekas Bandara Selaparang Rembiga Mataram.

“Meskipun belum ada komunikasi lebih lanjut dengan Gubernur NTB, tapi mendengar rencana ini kami sudah sangat antusias dan siap mendukung,” kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Minggu (7/8).

Pernyataan itu dikemukakan menyikapi rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan menggelar ajang kompetisi balapan motor di bekas Bandara Selaparang Rembiga agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Sejak operasional Bandara Selaparang pindah ke Bandara Internasional Lombok di Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2011, berbagai aktivitas di bekas Bandara Selaparang vakum, bahkan lahan tersebut kini terkesan tidak terurus.

Terkait dengan itu, lanjut wali kota, pemerintah kota menyambut baik rencana tersebut dan siap memberikan dukungan.

“Kalau yang akan digelar road race, bekas Bandara Selaparang sangat cocok. Tapi jika provinsi merencanakan menggelar MXGP, kita tidak ada tempat,” katanya.

Oleh karena itu, wali kota berharap agar pemerintah provinsi bisa segera mematangkan rencana untuk menggelar kompetisi balap motor di bekas bandara agar Pemerintah Kota Mataram juga bisa menyiapkan berbagai kebijakan terkait dengan dukungan anggaran serta izin penggunaan lahan.

Pasalnya, lahan Bekas Bandara Selaparang hingga kini masih milik dari PT Angkasa Pura dan ada juga kewenangan TNI Angkatan Udara.

“Untuk anggaran, kita baru bisa alokasikan setelah rencana ini difinalkan,” katanya.

Lebih jauh wali kota memberikan respon positif kepada setiap lembaga, komunitas dan lainnya yang ingin memanfaatkan bekas Bandara Selaparang untuk berbagai kegiatan positif.

Termasuk rencana kegiatan Aerosport yang akan dilaksanakan oleh TNI AU, kegiatan pameran ekonomi kreatif, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang penting kawasan itu bisa dimanfaatkan dan terlihat tertata. “Apalagi areal bekas bandara ini berada di tengah kota. Jika tidak terawat seperti saat ini kesannya mengganggu estetika kota,” katanya. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten