in

Usai berobat di Danau Segara Anak Rinjani, Pendaki Lombok Utara meninggal dunia

Evakuasi korban meninggal di Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, Lombok Timur (14/6/2021).

kicknews.today – Seorang pendaki meninggal dunia di Gunung Rinjani Lombok pada Minggu (13/6) kemarin. Almarhum beralamat di Dusun Pansor Lauk, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani melalui Kepala Resort Taman Nasional Gunung Rinjani wilayah Sembalun, Taufikurrahman, Senin (14/6) pagi.

Diketahui kata Taufik, korban yang bernama Sardin (46), mendaki melewati Resort Senaru Jalur Torean. Bersama 17 rombongan, berniat untuk berobat di pemandian Aik Kalak (air panas) Gunung Rinjani.

“Korban ini memang berniat untuk berobat di Aik Kalak, seperti keterangan adik korban. Memang dia mengalami penyakit kulit,” kata Taufik.

Usai mandi di Aik Kalak pada Sabtu (12/6) kemarin, kata dia, korban mengalami kesakitan. Kemudian adiknya menghubungi pihak Balai Taman Nasional untuk evakuasi.

“Saat dilaporkan sakit, memang pihak kami langsung mengevakuasi korban. Kita sudah evakuasi Minggu kemarin dari pukul 08:00 Wita,” katanya.

Saat ditandu korban meninggal dunia dalam perjalanan. Korban menghembuskan nafas terakhir ketika tim evakuasi melewati jembatan terakhir di Jalur Segara Anak menuju Pelawangan Sembalun.

Dari keterangan adik korban yang diterima pihak TNGR, korban  menderita penyakit kulit dan sengaja mendaki ke Gunung Rinjani untuk berobat.

“Memang tujuannya pergi berobat. Korban ini menderita gatal-gatal,” katanya.

Informasi yang diterimanya kata Taufik, korban mandi selama dua jam lamanya di pemandian Aik Kalak di Danau Segara Anak. Setalah mandi, korban pun menderita sakit.

“Kemungkinan dari cerita adiknya, korban ini kelamaan berendam. Selama dua jam berendam, kulit korban terkelupas atau melepuh,” kata Taufik.

Pada pukul 17:30 Minggu kemarin, jenazah korban tiba di Basecamp Pendakian Jalur Sembalun. Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Sembalun. 

Hingga Senin (14/6). Penyebab kematian korban masih didalami pihak Puskesmas Sembalun.

“Setalah diperiksa, jenazah korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga. Kami belum tahu persis penyebab kematian korban. Mungkin nanti pihak Puskesmas yang akan melaporkan,” pungkasnya. (vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten