Mahasiswa Universitas Brawijaya turun ke tiga desa di KLU, bawa solusi pengelolaan air dan lingkungan

Foto bersama Bupati Lombok Utara dengan Mahasiswa/i KKN Universitas Brawijaya. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Sebanyak 45 mahasiswa Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Selama tiga pekan ke depan, para mahasiswa akan diterjunkan ke tiga desa untuk mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air, sanitasi lingkungan, hingga pemberdayaan sosial.

Program pengabdian tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, sebelum para mahasiswa dilepas menuju lokasi KKN di Desa Sama Guna dan Desa Medana, Kecamatan Tanjung, serta Desa Bentek, Kecamatan Gangga pada Senin (29/06/2026).

Najmul menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Universitas Brawijaya menjadikan Lombok Utara sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata melalui edukasi dan contoh-contoh positif bagi masyarakat.

“Hari ini kita menerima KKN dari Universitas Brawijaya jurusan Teknik Pengairan. Alhamdulillah, kita dengan senang hati menerima mereka hadir di Lombok Utara, kemudian sekarang kita lepas ke desa masing-masing,” ujarnya.

Dia menjelaskan, fokus utama kegiatan mahasiswa bukan pada pembangunan infrastruktur berskala besar, melainkan pendampingan di tingkat rumah tangga. Program yang dijalankan meliputi edukasi pengelolaan sumber daya air, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta berbagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Najmul menegaskan, persoalan air bersih di kawasan Gili yang bersifat regional tidak menjadi fokus program KKN kali ini karena membutuhkan penanganan dalam skala yang lebih besar.

“Ini lebih kepada skala mikro, seperti pengelolaan air rumah tangga dan edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Program KKN dijadwalkan berlangsung selama sekitar tiga minggu, mulai 30 Juni hingga 20 Juli 2026. Selama berada di Lombok Utara, para mahasiswa diharapkan mampu membangun hubungan baik dengan masyarakat sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan sosial.

“Kami berharap mereka bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat dan mampu bergaul dengan baik. Masyarakat Lombok Utara ini mudah menerima hal-hal positif. Karena mahasiswa ini berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya yang berbeda, saya berharap mereka juga bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat setempat,” ungkap Najmul.

Sementara, Dosen Pendamping KKN Universitas Brawijaya, Dr. Ir. Sumiadi, ST., MT., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan solusi atas persoalan riil yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait akses air bersih, sanitasi, dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, tiga desa sasaran dipilih karena memiliki tantangan dalam pengelolaan sumber daya air yang membutuhkan pendampingan teknis berbasis kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa akan bekerja berdampingan dengan warga mulai dari melakukan asesmen lapangan, merancang solusi hingga mendampingi implementasi yang sesuai dengan kondisi lokal,” jelasnya.

Dia menambahkan, keberagaman asal daerah mahasiswa menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan program. Peserta berasal dari lebih dari 25 kabupaten dan kota di Indonesia, mulai dari Aceh, Lampung, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Keberagaman tersebut diharapkan melahirkan berbagai perspektif dan inovasi dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

Selain menjalankan program teknis di bidang pengairan, mahasiswa juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, seperti Kelas Inspiratif, Kelas Sehat, serta sosialisasi pencegahan pernikahan dini sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia di desa.

“Para mahasiswa datang bukan hanya untuk mengerjakan program, tetapi untuk meninggalkan sesuatu yang bertahan,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI