in

BMKG Mataram beri 4 poin cara kurangi risiko bencana gempa

Ilustrasi dampak gempa bumi

kicknews.today – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Mataram membeberkan empat prioritas aksi sebagai framework untuk pengurangan resiko bencana gempa bumi.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi di Mataram, Selasa (27/4) mengatakan, hal tersebut guna mengedukasi masyarakat.

Ardhianto Septiadhi memaparkan, keempat framework tersebut antara lain adalah memahami risiko potensi dan memperkuat pemerintahan dalam melakukan manajemen bencana.

“Dua strategi lainnya ialah investasi dalam pengurangan risiko bencana, dengan memperkuat resiliensi/ketahanan dan menguatkan kesiapan terhadap bencana untuk respon yang efektif dan membangun kembali lebih baik dalam proses recovery, rehabilitation dan an reconstruction,” kata Ardhi.

Dalam memahami risiko bencana di NTB lanjut Ardhi, para pakar melakukan penelitian untuk mengukur potensi gempa bumi di semua segmen, di masing-masing wilayah, sehingga dapat digunakan sebagai perencanaan penanggulangannya.

“Ibaratnya sedia payung sebelum hujan,” kata Ardhi.

Selain itu, kapasitas respon dari masyarakat terkait bencana itu sendiri bakal diperkuat serta di jadikan sistem peringatan dini dari adanya potensi terjadinya bencana khsususnya di NTB.

“Kami telah melakukan penilaian risiko, sosialiasi pembentukan tim siaga bencana pembuatan panduan operasional evakuasi,” katanya.

Adapun, penyusunan prosedur misalkan pemantauan, peringatan dini dan geladi evakuasi perlu diperkuat.

Ardhi menjelaskan, perlu membangun komitmen disetiap otoritas lokal agar masyarakat terlibat pada pengoperasian dan pemeliharaan keseluruhan sistem. Dirinya juga menyebutkan, perlu diperhatikan serta memahami bahwa di NTB potensi sering terjadi gempa.

“Hal hal tadi yang perlu dibangun untuk meningkatkan kapasitas respons dari masyarakat untuk mencapai masyarakat tangguh bencana,” pungkasnya. (Viki)

Editor: Dani

Laporkan Konten