kicknews.today – Harga sejumlah komoditas pangan mulai dari daging ayam potong, sayur mayur hingga bumbu dapur di Pasar induk kuripan Lombok Barat, mengalami penurunan drastis sejak sepekan terakhir. Stok melimpah akibat dapur MBG libur beroperasi menjadi salah satu pemicunya.

Dari pantauan media kicknews.today di Pasar Induk Kuripan Lombok Barat, Senin (6/7/2026) pagi, aktivitas jual beli terlihat ramai. Sejumlah warga terlihat antusias membeli komoditas seperti cabai, bawang merah, bawang putih, sayur mayur dan tomat di pasar, yang berdekatan dengan kantor Desa Kuripan induk ini. Tak hanya itu, antrean pembeli di lapak ayam potong juga ramai.
“Senanglah, bisa belanja beli ayam lebih murah ini sudah Rp 35 ribu per kilo (Kg). Kemarin mahal sekali, sampai Rp 48 ribu per kilo,” ungkap sumi salah satu warga sekitar yang sedang belanja kebutuhan dapur.
Sementara itu komoditas bumbu dapur seperti bawang merah, tomat, dan cabai, mengalami penurunan drastis hingga 50 persen dalam sepekan terakhir.
Salah seorang pedagang bernama Miyati mengungkapkan, penurunan harga mulai terjadi secara bertahap sejak satu minggu yang lalu, bertepatan dengan dimulainya masa libur semester sekolah dan liburnya dapur MBG.
“Kemarin, setelah lebaran (Idul Adha), harga bahan pokok mahal. Sekarang, karena dapur MBG libur harga turun drastis,” ungkapnya.
Selain itu Baiq Royani salah seorang pedagang bawang merah menyebutkan penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit dan bawang merah. Cabai rawit yang sebelumnya menyentuh harga Rp 80.000 per kilogram bahkan sampai Rp 120.000 per kilogram kini anjlok ke kisaran Rp 35.000 per kilogram, dan bawang merah di harga Rp 35.000 per kilogram yang sebelumnya mencapai Rp 50.000 per kilogram.
“Iya, semua turun sudah satu mingguan, yang belanja ibu ibu lumayan lebih ramai sekarang,” ungkap Baiq Royani. (wii)




