BUMD KLU mulai garap penggilingan padi dan rumah olahan kelapa

Direktur PT Tata Tunaq Berkah, Juraidin. (Foto. kicknews.today/Ist)

kicknews.today – Upaya penguatan sektor pangan dan pengembangan usaha daerah mulai digarap serius oleh PT Tata Tunaq Berkah sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lombok Utara (KLU). Salah satu program yang tengah dijajaki yakni pembangunan pusat penggilingan padi melalui kerja sama dengan KUD Tanjung.

Direktur PT Tata Tunaq Berkah, Juraidin mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan KUD Tanjung beberapa waktu lalu guna membahas peluang kolaborasi tersebut. Namun hingga kini, pembahasan masih difokuskan pada pola kerja sama yang akan diterapkan.

“Beberapa minggu lalu kami sudah bertemu dengan KUD Tanjung. Mereka berharap bisa berkolaborasi dengan kami terkait penggilingan padi. Namun saat ini kami masih membahas pola kerja samanya seperti apa,” ujar Juraidin, Rabu (03/06/2026).

Menurutnya, rencana pembangunan penggilingan padi juga merupakan bagian dari harapan Dinas Pertanian agar BUMD dapat mengambil peran dalam penguatan sektor pertanian daerah. Meski demikian, dia menegaskan pembangunan fasilitas tersebut tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena membutuhkan kesiapan infrastruktur yang matang.

“Kami harus menyiapkan tahapannya dengan jelas, mulai dari infrastruktur dan berbagai kebutuhan lainnya. Ini bukan pekerjaan kecil dan tidak bisa dilakukan sembarangan,” katanya.

Juraidin menjelaskan, saat ini PT Tata Tunaq Berkah masih fokus melakukan pembenahan internal setelah beberapa tahun vakum. Perbaikan administrasi menjadi prioritas utama sebagaimana arahan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Yang pertama kami lakukan adalah pembenahan administrasi. Selain itu, rencana bisnis juga sudah kami susun dan sampaikan kepada Bupati sebagai pemegang saham,” jelasnya.

Di tengah proses pembenahan tersebut, BUMD mulai menjalankan sejumlah unit usaha yang dinilai paling memungkinkan untuk dikembangkan dalam waktu dekat. Salah satunya sektor ritel yang kini sudah berjalan.

“Ritel ini sudah on progress. Kami menyuplai barang untuk MBG, kemudian ke pasar-pasar dan juga hotel-hotel yang membutuhkan,” ungkap Juraidin.

Selain penggilingan padi, PT Tata Tunaq Berkah juga tengah mempersiapkan pengembangan rumah olahan kelapa yang nantinya diarahkan menjadi pabrik pengolahan produk turunan kelapa.
Program tersebut saat ini masih dibahas bersama Dinas terkait agar BUMD dapat mengambil peran aktif dalam pengelolaannya.

“Kami berharap rumah olahan kelapa ini nantinya bisa menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi tinggi seperti minyak goreng kelapa premium, VCO, kopra meal, tepung kelapa hingga produk turunan lainnya,” katanya.

Tak hanya itu, limbah kelapa seperti serabut juga direncanakan dapat dimanfaatkan menjadi produk arang dan berbagai olahan lainnya. Meski optimistis, Juraidin menegaskan seluruh pengembangan usaha akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan kesiapan perusahaan.

“Tidak mungkin semuanya dilakukan sekaligus. Kami jalankan bertahap, tapi kami optimistis bisa berkembang,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI