Baznas KLU kejar target 6,6 miliar tahun ini

Ketua Baznas KLU, Slamet Riyadi. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 6,6 miliar pada tahun 2026. Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang dipatok Rp 5,5 miliar, dengan realisasi mencapai Rp 5,2 miliar.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional KLU, Slamet Riyadi menyatakan optimisme pihaknya dalam mencapai target tersebut cukup tinggi, meskipun membutuhkan kerja ekstra dari seluruh jajaran pengelola zakat di daerah.

“Target tahun ini Rp 6,6 miliar dari pusat. Itu yang sedang kami upayakan agar bisa tercapai hingga akhir tahun,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).

Dia menjelaskan, sumber penerimaan terbesar Baznas KLU masih didominasi oleh zakat Aparatur Sipil Negara (ASN), yang kontribusinya mencapai hampir 80 persen dari total penghimpunan. Sementara itu, sisanya berasal dari sektor lain seperti petani dan pelaku usaha.

“Zakat ASN masih menjadi tulang punggung. Namun kami juga terus mendorong partisipasi dari masyarakat umum, termasuk petani dan pelaku usaha,” katanya.

Untuk menggenjot pendapatan, Baznas KLU menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan membenahi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. Saat ini, terdapat 43 UPZ yang tersebar di seluruh wilayah KLU, namun belum semuanya aktif menjalankan fungsi penghimpunan.

“Kita benahi UPZ yang ada. Yang aktif kita dorong terus agar bergerak bersama-sama, sementara yang pasif kita evaluasi, termasuk kemungkinan pergantian pengurus yang tidak aktif,” jelasnya.

Di sisi lain, Slamet memastikan bahwa dana ZIS yang dihimpun akan disalurkan secara optimal melalui lima program utama Baznas, yakni di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, serta advokasi dan dakwah. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Lima program ini menjadi fokus kami dalam penyaluran. Harapannya, manfaat zakat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI