kicknews.today – Tradisi pacuan kuda di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali bergairah. Ajang Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Oktober hingga 1 November 2026 di Arena Lembah Kara, Dompu.
Mengusung semangat “Dompu Maju, Satu Kuda Sejuta Saudara”, kegiatan ini menjadi momentum untuk melestarikan tradisi pacuan kuda sekaligus mendorong kemajuan daerah melalui sektor budaya, olahraga tradisional, dan ekonomi masyarakat.
Ketua FN Pordasi Pacu Kabupaten Dompu, Dediansyah menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan technical meeting pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Selanjutnya, pengukuran kuda dijadwalkan berlangsung pada 18–22 Oktober 2026 sebelum memasuki masa perlombaan.
Pacuan kuda tahun ini akan mempertandingkan 13 kelas, mulai dari kelas TK, OA, OB, TH A, TH B, Tunas A/A, Tunas B, Tunas C, hingga kelas Dewasa B, C, D, E, dan F.
“Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp350.000 per ekor. Peserta diharapkan memperhatikan jadwal dan ketentuan yang ditetapkan panitia agar dapat mengikuti seluruh tahapan perlombaan,” jelas Dedi, Rabu (14/10/2026).
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Tradisi Melangkah dari Lintasalaa dan Ekonomi Menuju Dompu Maju dan Berprestasi”. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya lokal sembari membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar arena.
Pacuan kuda tradisional selama ini menjadi salah satu kegiatan yang memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat Dompu. Selain menghadirkan persaingan antarpeserta, ajang ini juga menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dan pencinta kuda dari berbagai wilayah.
Melalui Bupati Cup 2026, tradisi tersebut diharapkan terus berkembang, tidak hanya sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya dan potensi daerah yang mampu mendukung kemajuan Dompu.
“Masyarakat dan peserta diharapkan mencermati jadwal pelaksanaan serta informasi teknis yang disampaikan panitia menjelang dimulainya perlombaan,” harapnya. (jr)






