Kondisi Ipda Wahyudi usai dibacok saat penggerebekan narkoba di Sumbawa

Ilustrasi tangan diperban
Ilustrasi tangan diperban

kicknews.today – Kondisi Ipda Wahyudi Apriandi mulai membaik setelah terkena sabetan parang saat penggerebekan kasus narkoba di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Selasa (15/9/2026).

Kanit Tim Gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB tersebut telah mendapatkan penanganan medis. Luka yang dialaminya telah dijahit dan kini menjalani rawat jalan.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, memastikan seluruh biaya pengobatan Ipda Wahyudi ditanggung Polda NTB.

“Lukanya sudah dijahit dan menjalani rawat jalan,” kata Roman, Rabu (16/9/2026).

Ipda Wahyudi terluka ketika tim gabungan Ditresnarkoba Polda NTB dan Polsek Utan melakukan penggeledahan di rumah seorang pria berinisial P sekitar pukul 12.30 Wita.

Operasi yang dipimpin Wakapolsek Utan Ipda Made Aryoka tersebut awalnya berlangsung lancar. Polisi menemukan barang bukti yang diduga sabu dengan berat bruto 23,70 gram.

Baca juga: Polisi dibacok dan dua warga ditembak saat penggerebekan sabu di Sumbawa

Namun, situasi berubah ricuh ketika sejumlah warga mendatangi lokasi. Berdasarkan keterangan kepolisian, massa melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Dalam kejadian tersebut, Ipda Wahyudi terkena sabetan parang.

Polisi kemudian melepaskan tembakan yang mengakibatkan dua warga terluka. Seorang warga mengalami luka tembak pada tangan, sedangkan seorang lainnya terluka pada lengan atas dan bagian bawah ketiak kiri.

Petugas belum mengamankan tersangka dalam penggerebekan tersebut karena situasi di lokasi tidak memungkinkan. Namun, barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Polda NTB masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk perlawanan terhadap petugas dan penggunaan senjata api saat kericuhan berlangsung. (red.)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI