kicknews.today – Antusiasme masyarakat untuk terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 tergolong tinggi. Lebih dari 4.000 orang mendaftar untuk memperebutkan sekitar 2.500 posisi volunteer yang dibutuhkan selama ajang balap tersebut.
MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah. Selain volunteer, penyelenggaraan balapan juga membutuhkan sekitar 400 marshal.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan keterlibatan talenta lokal perlu diperbesar agar manfaat penyelenggaraan MotoGP tidak hanya dirasakan selama balapan berlangsung.
Menurutnya, keterlibatan anak muda NTB juga menjadi sarana untuk memperoleh pengalaman dalam pelayanan, kedisiplinan, koordinasi, dan pengelolaan kegiatan berstandar internasional.
“Pengalaman dan pengetahuan tersebut akan tetap dimiliki talenta NTB bahkan setelah MotoGP berakhir,” kata Iqbal.
Pelibatan tenaga lokal menjadi salah satu pembahasan dalam rapat persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dipimpin Gubernur NTB di Mataram, Senin (14/9/2026).
Iqbal berharap penyelenggaraan tahun ini memberikan ruang yang lebih besar bagi volunteer lokal, tenaga kerja daerah, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Sebelumnya, proses penerimaan volunteer dibuka khusus bagi warga yang berdomisili di NTB. Seleksi dilakukan melalui wawancara langsung di kawasan Sirkuit Mandalika pada 24–31 Agustus 2026.
Volunteer yang lolos nantinya akan ditempatkan pada berbagai bidang pendukung penyelenggaraan. Jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 4.000 orang membuat tidak seluruh peserta dapat diterima karena kebutuhan yang tersedia sekitar 2.500 orang.
Di tengah tingginya minat menjadi volunteer, kesiapan keseluruhan MotoGP Mandalika 2026 disebut baru mencapai sekitar 80 persen.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka mengatakan, sejumlah pekerjaan masih disempurnakan menjelang pelaksanaan balapan. Pekerjaan tersebut mencakup fasilitas sirkuit, infrastruktur pendukung, kelistrikan, akomodasi, keamanan, dan transportasi.
“Secara keseluruhan sudah siap. Tinggal eksekusi,” kata Troy.
Sejumlah pembenahan yang dilakukan antara lain renovasi fasilitas sirkuit, perbaikan ruang kendali balapan, penambahan toilet, serta penyiapan kawasan berkemah sebagai alternatif akomodasi penonton.
Pemerintah Provinsi NTB dan penyelenggara juga masih mematangkan konektivitas penerbangan, ketersediaan kamar, pengaturan transportasi, pengamanan, serta keterlibatan UMKM.
MotoGP Mandalika 2026 membawa semangat “Dari Mandalika Mendunia”. Pemerintah daerah berharap penyelenggaraan tahun ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kapasitas tenaga lokal dalam mengelola kegiatan internasional. (red.)






