Tim Kesehatan Kota Bima layani warga terdampak gempa di Manggarai Timur

Oplus_131072

kicknews.today – Tim tenaga kesehatan dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Desa Haju Mengi, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan Pemerintah Kota Bima untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026.

Lebih dari 100 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari lansia, orang dewasa, hingga bayi dan balita.

Ketua PPNI Kota Bima, Erwin Rahadi, mengatakan keluhan yang paling banyak ditemukan di antaranya nyeri otot, gangguan pencernaan, serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Keluhan terbanyak nyeri otot, kemudian gangguan pencernaan dan ISPA. Ada lansia, bayi dan balita yang kami periksa dan diberikan obat-obatan,” ujar Erwin.

Selain warga yang mengalami keluhan kesehatan, sejumlah masyarakat juga datang untuk berkonsultasi maupun sekadar melakukan kontrol kesehatan.

Tim kesehatan yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan tersebut melibatkan dua orang dokter, perawat, bidan, serta apoteker. Selain memberikan pelayanan medis, tim juga turut menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Di tengah pelayanan kesehatan, tim juga menemukan persoalan lain yang cukup serius di Desa Haju Mengi, yakni keterbatasan air bersih dan belum tersedianya aliran listrik.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung cukup lama. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga masih mengandalkan air sungai secara langsung yang kualitasnya belum terjamin untuk dikonsumsi.

Menurut Erwin, keberadaan listrik menjadi kebutuhan penting karena dapat digunakan untuk mengoperasikan pompa guna mengambil air dari sumur.

“Yang dibutuhkan juga listrik untuk menarik air sumur, sehingga masyarakat bisa mendapatkan air yang layak untuk dikonsumsi,” katanya.

Erwin mengaku prihatin melihat kondisi warga, terutama karena persoalan air bersih dan listrik turut berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari serta kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, belum seluruh warga dapat menerima pelayanan kesehatan. Jarak antarkampung yang cukup jauh serta kondisi akses yang sulit menjadi kendala bagi tim untuk menjangkau seluruh masyarakat.

Tim kesehatan Kota Bima berencana melanjutkan pelayanan dengan menyasar sejumlah wilayah lain di kawasan Lamba Leda Utara yang masih membutuhkan bantuan.

Pelayanan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus memastikan warga terdampak gempa yang berada di wilayah sulit dijangkau tetap mendapatkan perhatian dan bantuan. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI