Karang Taruna bantah ada skenario di balik kebakaran Sade, artis Raffi Ahmad murni membantu

Raffi ahmad saat berkunjung ke Desa Sade Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. (foto Facebook Anom SeJe Goyak X)

kicknews.today – Ketua Karang Taruna Kecamatan Pujut, Sri Anom Putra Sanjaya, angkat bicara terkait viralnya sebuah postingan di Facebook yang mengaitkan kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, dengan dugaan adanya permainan dan agenda investasi.

 

Postingan tersebut dibuat oleh akun Facebook Kirana Pritasoeari. Dalam unggahannya, ia mempertanyakan kedatangan artis papan atas Raffi Ahmad bersama rombongan ke Desa Adat Sade setelah peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam.

 

Sri Anom atau yang akrab disapa Aji menegaskan, kedatangan Raffi Ahmad bersama rombongan The Dudas ke Lombok bukan karena adanya skenario tertentu. Menurutnya, rombongan tersebut memang sudah berada di Lombok sebelum peristiwa kebakaran terjadi.

 

“Raffi bersama rombongan itu memang posisinya sedang ada di Lombok. Kemudian ada kebakaran dan mereka datang ke Sade, kasih sumbangan Rp1 miliar untuk renovasi Desa Sade,” tegas Aji saat dikonfirmasi.

 

Ia menyebut, kedatangan Raffi Ahmad bersama rombongan justru disambut haru oleh masyarakat Desa Adat Sade yang tengah mengalami musibah.

 

Aji menilai, narasi yang disampaikan dalam postingan tersebut terlalu berlebihan dan berpotensi menimbulkan fitnah terhadap pihak-pihak yang datang memberikan bantuan.

 

“Raffi Ahmad bersama rombongan itu murni mau membantu. Jangan sampai postingan seperti itu membuat pihak lain enggan datang membantu Desa Sade di saat-saat seperti ini, karena apa-apa mereka kaitkan dengan permainan,” ujarnya.

 

Sebelumnya, dalam postingan yang viral tersebut, Kirana Pritasoeari menduga kebakaran Desa Adat Sade memiliki keterkaitan dengan masuknya investasi. Ia juga mempertanyakan kedatangan Raffi Ahmad yang disebutnya bukan hanya sebagai artis, tetapi juga memiliki aktivitas di bidang usaha dan politik.

 

Dalam unggahannya, ia bahkan menyebut adanya sejumlah kemungkinan agenda di balik peristiwa tersebut, termasuk dugaan pembukaan akses bagi investor dan pembentukan pola pembinaan terhadap Desa Sade.

 

Namun, dugaan tersebut belum disertai bukti yang dapat mengonfirmasi adanya keterkaitan antara kebakaran dengan agenda investasi sebagaimana ditudingkan dalam postingan tersebut.

 

Aji berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terlebih saat masyarakat Desa Adat Sade sedang membutuhkan dukungan dan bantuan untuk bangkit setelah musibah kebakaran.

 

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada warga terdampak dan tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang belum terbukti kebenarannya. (wii)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI