Gudang Rocket Music terbakar, sudah 20 kebakaran terjadi di Mataram sepanjang Agustus

Petugas Damkarmat Kota Mataram melakukan penanganan kebakaran di gudang Rocket Music, kawasan Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (25/8/2026). Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp800 juta. Foto: Istimewa/KickNews.
Petugas Damkarmat Kota Mataram melakukan penanganan kebakaran di gudang Rocket Music, kawasan Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (25/8/2026). Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp800 juta. Foto: Istimewa/KickNews.

kicknews.today – Kebakaran yang melanda gudang Rocket Music di kawasan Pasar Sindu, Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (25/8/2026), menambah panjang daftar peristiwa kebakaran yang terjadi di ibu kota Nusa Tenggara Barat sepanjang Agustus.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram, sebanyak 20 peristiwa kebakaran tercatat sejak awal hingga 25 Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan Juli yang mencatat 10 kejadian.

Kebakaran terbaru terjadi di gudang Rocket Music di kawasan Jalan Hasanudin, Cakranegara. Api membakar gudang yang menyimpan berbagai peralatan musik dan elektronik pada Selasa siang.

Damkarmat Kota Mataram mengerahkan personel dan sejumlah armada pemadam untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran merambat ke bangunan di sekitarnya.

Kepala Damkarmat Kota Mataram Rudi Suryawan dalam keterangannya kepada media menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta.

“Kerugian material sementara mencapai sekitar Rp800 juta. Petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait penyebab dan dampak kebakaran,” kata Rudi.

Gudang tersebut diketahui menyimpan berbagai barang, mulai dari sound system, amplifier hingga perlengkapan musik dan elektronik lainnya.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik, namun belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran tersebut.

Peristiwa di Rocket Music terjadi di tengah meningkatnya kasus kebakaran di Kota Mataram.

Data Damkarmat mencatat total 30 peristiwa kebakaran sepanjang Juli hingga 25 Agustus 2026. Sebanyak 10 kejadian tercatat selama Juli, sedangkan 20 kejadian terjadi dalam 25 hari pertama Agustus.

Dari total tersebut, delapan kejadian merupakan kebakaran lahan kosong. Satu kejadian tercatat pada Juli dan tujuh lainnya terjadi sepanjang Agustus.

Rudi menyebut penyebab kebakaran yang terjadi di Kota Mataram beragam. Pada bangunan dan ruko, korsleting listrik menjadi salah satu faktor yang paling sering ditemukan.

“Kalau kebakaran bangunan atau ruko, mayoritas penyebabnya karena korsleting listrik. Karena itu, kami mengimbau masyarakat memastikan kondisi instalasi dan peralatan listrik tetap aman,” katanya.

Sementara untuk kebakaran lahan kosong, kelalaian saat membakar sampah menjadi salah satu faktor yang mendapat perhatian. Kondisi lahan kering dan cuaca panas membuat api lebih mudah membesar dan menjalar.

“Untuk lahan kosong, ada juga yang terjadi karena warga membakar sampah lalu ditinggalkan. Api yang awalnya kecil bisa membesar dan merambat, apalagi saat kondisi cuaca panas serta banyak material kering,” ujar Rudi.

Damkarmat meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi dan peralatan listrik serta aktivitas pembakaran sampah.

Dengan 20 kejadian hingga 25 Agustus, jumlah kebakaran di Kota Mataram pada bulan ini sudah dua kali lipat dibandingkan sepanjang Juli. Kebakaran gudang Rocket Music menjadi peristiwa terbaru dalam rangkaian tersebut dengan taksiran kerugian sementara mencapai sekitar Rp800 juta. (red.)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI