Antisipasi longsor di Pusuk, Dishub Lombok Utara perketat pengamanan jalur mudik

Ilustrasi.

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memperketat pengawasan jalur mudik Lebaran, terutama di kawasan Pusuk yang dikenal rawan longsor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman selama periode mudik, meskipun volume kendaraan diperkirakan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Lombok Utara, M. Iwan Maret Asmara mengatakan pengamanan mudik tahun ini disiapkan melalui pola kerja terintegrasi dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

“Ini adalah agenda rutin tahunan yang menuntut kesiapan matang. Kami sudah menyiapkan personel dan pos-pos pengamanan. Nantinya kami bekerja sama dengan Polres, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya,” ujarnya, Rabu (11/03/2026).

Menurutnya, posko pelayanan dan pengaduan juga akan disiapkan oleh pihak kepolisian untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan, baik terkait gangguan teknis kendaraan maupun masalah keamanan.

Pengamanan di lapangan tidak hanya mencakup pengaturan lalu lintas, tetapi juga mitigasi potensi bencana di sejumlah titik rawan. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan penanganan cepat jika terjadi hambatan di jalur mudik.

“Keamanan dan lalu lintas itu melibatkan Polres bersama dengan kami di Dishub. Untuk ketertiban umum dibantu Satpol PP, sedangkan terkait infrastruktur dan kebencanaan kami berkoordinasi dengan Dinas PU dan BPBD,” jelasnya.

Secara umum, Dishub KLU memprediksi kondisi arus lalu lintas selama mudik Lebaran di wilayah Lombok Utara relatif stabil. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan, terutama terhadap potensi gangguan akibat faktor alam.

“Kondisi lalu lintas di KLU biasanya stabil, tidak ada lonjakan yang luar biasa. Namun kewaspadaan tetap harus tinggi, terutama terhadap potensi hambatan seperti tanah longsor di kawasan Pusuk atau pohon tumbang akibat cuaca ekstrem,” katanya.

Selain jalur utama, pengawasan juga difokuskan pada akses menuju destinasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama masa libur Lebaran.

“Prinsipnya, walaupun diprediksi normal, petugas harus tetap standby. Kuncinya adalah koordinasi yang solid antar-sektor agar semua kemungkinan di lapangan bisa tertangani dengan cepat,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI