kicknews.today – Kirab Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 tiba di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kamis (16/07/2026), setelah menempuh perjalanan hampir 500 kilometer dari Kota Bima. Kedatangan rombongan disambut Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri sebagai simbol estafet semangat olahraga menuju pembukaan Porprov NTB 2026.
Wakil Ketua Umum KONI NTB Bidang Sarana, Prasarana, dan Perencanaan Anggaran, Ridwan Syah menjelaskan kirab obor merupakan bagian dari misi Gubernur NTB untuk membangkitkan semangat masyarakat menyambut pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi.

Menurutnya, perjalanan bertajuk Bentang Sumbawa Lombok 456 KM dimulai dari Bima pada Senin (13/7). Meski target awal sejauh 456 kilometer, hingga tiba di Lombok Utara rombongan telah menempuh sekitar 490 kilometer dan diperkirakan mencapai lebih dari 500 kilometer saat obor diserahkan kepada Gubernur NTB di Kota Mataram.
“Kirab obor ini merupakan tradisi untuk menggelorakan semangat seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam menyambut Porprov, yang merupakan perhelatan olahraga terbesar di tingkat provinsi,” ujarnya.
Ridwan mengungkapkan, dalam perjalanan sempat terjadi kendala ketika api obor padam sesaat menjelang tiba di Lombok Utara. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut hanya disebabkan kendala teknis dan tidak mengurangi makna maupun semangat yang dibawa sepanjang perjalanan.
“Sepanjang hampir 500 kilometer perjalanan, api tidak pernah padam. Kalau pun tadi sempat mati, kemungkinan hanya karena persoalan teknis. Yang terpenting, semangat kita tidak boleh padam untuk terus mengabdi dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga,” katanya.
Ridwan menambahkan, Porprov XII NTB menjadi momentum penting dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 yang akan digelar bersama oleh Provinsi NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan DKI Jakarta sebagai daerah penyangga.
Menurut Ridwan, setelah Porprov usai, berbagai cabang olahraga akan melanjutkan pembinaan melalui kejuaraan nasional sekaligus menguji kesiapan venue yang akan digunakan pada PON mendatang.
“Kami berharap seluruh pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk Kabupaten Lombok Utara, bersama-sama menyukseskan Porprov XII NTB yang berlangsung selama 16 hari hingga 25 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju PON 2028,” ujarnya.
Sementara, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Lombok Utara sebagai salah satu daerah yang dilintasi kirab obor Porprov. Dia menyebut kehadiran rombongan menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi atlet-atlet daerah.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan di Bumi Tioq Tata Tunaq. Mudah-mudahan Lombok Utara memberikan kesejukan dan semangat bagi perjalanan kirab obor menuju Kota Mataram,” katanya.
Kusmalahadi mengungkapkan, Lombok Utara mengirimkan sebanyak 303 kontingen, termasuk atlet dan ofisial, yang akan berlaga pada 28 cabang olahraga di Porprov XII NTB.
Dia juga menegaskan, meski api obor sempat padam akibat kendala teknis, semangat masyarakat dan atlet Lombok Utara untuk berprestasi tidak boleh ikut padam.
“Walaupun apinya tidak menyala, semangat kita harus terus berkobar membawa nama baik daerah masing-masing. Mudah-mudahan Porprov tahun ini melahirkan prestasi-prestasi terbaik sebagai bekal menghadapi PON XXII tahun 2028,” tutupnya. (gii/*)




