kicknews.today – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Kota Mataram dan sejumlah daerah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (7/11/2026) dini hari.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 02.32.08 WITA dengan kedalaman 18 kilometer.
Episenter gempa berada pada koordinat 8,48 derajat Lintang Selatan dan 115,87 derajat Bujur Timur. Lokasinya berada di laut, sekitar 34 kilometer barat daya Lombok Utara, NTB.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan ST, MM, menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di laut.
“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di laut,” jelasnya.
Berdasarkan laporan masyarakat dan estimasi peta guncangan (shakemap) BMKG, getaran gempa dirasakan dengan skala intensitas II MMI di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Tengah.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Sensasinya seperti ada truk yang sedang melintas.
BMKG juga melaporkan, hingga pukul 03.00 WITA, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Meski demikian, BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan informasi terbaru kepada para pemangku kepentingan serta masyarakat.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
Selain itu, warga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.
BMKG mengingatkan masyarakat agar memastikan informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi. (jr)



