kicknews.today – Dampak kekeringan di Kabupaten Bima masih meluas. Berdasarkan rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima per Oktober 2026, kebutuhan air bersih di wilayah terdampak mencapai 37.877 jiwa yang tersebar di 52 desa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Abdul Muis, S.Sos menjelaskan, data BPBD Kabupaten Bima mencatat, jumlah tersebut setara dengan 11.688 kepala keluarga (KK). Sementara target distribusi air bersih yang tercatat mencapai 1.595.000 liter dengan sasaran 319 RT.
“Dari data distribusi periode Mei hingga Oktober 2026, pelayanan air bersih telah menjangkau delapan kecamatan dan 27 desa. Jumlah warga terdampak yang tercatat di wilayah yang sudah dilayani mencapai 6.269 KK atau 21.269 jiwa,” jelas Abdul Muis, Selasa (3/11/2026).
Sejumlah kecamatan yang masuk dalam rekapitulasi wilayah terdampak kekeringan antara lain Woha, Wawo, Palibelo, Lambitu, Donggo, Soromandi, Bolo, Madapangga, Monta, Sape, Belo, Lambu, Langgudu, Wera, Tambora, Ambalawi dan Sanggar.
“Beberapa desa tercatat memiliki kebutuhan distribusi cukup besar. Di antaranya Desa Kalampa, Kecamatan Woha, dengan kebutuhan 650 jiwa dan target distribusi 275.000 liter,” jelasnya.
Kemudian Desa Roka, Kecamatan Belo, dengan target 170.000 liter untuk 34 RT. Desa Waduwani, Kecamatan Woha, membutuhkan target distribusi 170.000 liter untuk 34 RT.
Desa Teke, Kecamatan Lambitu, juga masuk dalam daftar sasaran dengan target 95.000 liter. Sementara Desa Runggu, Kecamatan Belo, membutuhkan 55.000 liter.
Rekapitulasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kekeringan masih menjadi pekerjaan serius pemerintah daerah, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih.
BPBD Kabupaten Bima terus melakukan pendataan dan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau. Setiap hari BPBD menyalurkan 50 ribu liter di tiap wilayah berdasarkan permintaan.
“Penyaluran air bersih dibantu juga dari Bank NTB, Polres Bima dan PMI,” pungkas mantan Camat Ambalawi ini. (jr)


