kicknews.today – Beragam peristiwa menyita perhatian pembaca di Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang sepekan terakhir. Kasus ratusan siswa mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), penggerebekan narkoba yang berujung ricuh di Sumbawa, hingga meluasnya kebakaran di kawasan Gunung Tambora menjadi beberapa isu yang menonjol.
Perhatian pembaca juga tertuju pada Hultah NWDI ke-91, rencana parade pembalap MotoGP di Mataram, hilangnya anak buah kapal asal Mataram, kasus konvoi senjata tajam, serta ratusan PPPK Lombok Utara yang belum menerima gaji selama sembilan bulan.

Berikut sejumlah artikel KickNews yang mendapat perhatian pembaca dalam sepekan terakhir.
Kasus MBG menjadi salah satu isu yang paling banyak berkembang. Sebanyak 352 siswa dari lima sekolah di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mengalami pusing, mual, muntah, sakit perut, dan lemas setelah menyantap menu MBG pada Jumat, 11 September 2026.
Sebanyak 144 siswa ditangani di Puskesmas Pringgarata, 124 siswa di Puskesmas Aik Darek, 67 siswa di Puskesmas Mantang, dan 17 siswa di Puskesmas Bagu. Sebagian besar diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan dan observasi.
Polres Lombok Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Tengah Mekar Bersatu. Kepala SPPG, kepala dapur, dan kepala yayasan yang menaungi operasional dapur tersebut turut dimintai keterangan.
Sampel makanan dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Mataram. Polisi belum menyimpulkan penyebab gangguan kesehatan para siswa karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Kasus MBG kembali menjadi perhatian setelah ulat hidup ditemukan dalam menu yang diterima siswa di Repok Sintung Barat, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara.
Temuan tersebut berasal dari SPPG Karang Sidemen dan berbeda dengan kasus gangguan kesehatan yang dialami 352 siswa. Pengelola SPPG kemudian menarik makanan dan menggantinya dengan menu lain.
Baca selengkapnya: Kasus 352 siswa sakit usai santap MBG naik ke penyelidikan, polisi periksa pengelola SPPG
Baca selengkapnya: Ulat hidup ditemukan di menu MBG siswa Lombok Tengah
Peristiwa lain yang menyita perhatian terjadi di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Penggerebekan terhadap target operasi kasus narkoba berujung ricuh pada Selasa, 15 September 2026.
Kanit Tim Gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, Ipda Wahyudi Apriandi, mengalami luka akibat sabetan parang. Lukanya telah dijahit dan ia menjalani rawat jalan.
Dua warga juga terkena tembakan petugas. Seorang mengalami luka pada bagian tangan, sedangkan seorang lainnya terluka pada lengan atas dan bagian bawah ketiak kiri.
Polisi menemukan barang yang diduga sabu seberat bruto 23,70 gram di dalam saku celana target operasi berinisial P. Namun, target dan pihak yang diduga menyerang polisi tidak berhasil diamankan karena situasi di lokasi tidak memungkinkan.
Polda NTB melanjutkan penanganan perkara narkotika tersebut. Polisi juga menyelidiki kericuhan, penyerangan menggunakan senjata tajam, pelepasan tembakan, dan peran masing-masing pihak dalam kejadian itu.
Baca selengkapnya: Polisi dibacok dan dua warga ditembak saat penggerebekan sabu di Sumbawa
Dari Lombok Timur, Pancor dipadati jamaah yang mengikuti Hultah NWDI ke-91. Kegiatan tersebut menjadi agenda besar tahunan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah dan diikuti jamaah dari berbagai daerah.
Ustaz Abdul Somad dan Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan. Persiapan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan jamaah dan kendaraan yang menuju Pancor.
Hultah NWDI ke-91 menjadi salah satu agenda keagamaan di NTB yang mendapat perhatian pembaca sepanjang pekan.
Baca selengkapnya: Pancor bersiap dipadati jamaah Hultah NWDI ke-91, UAS dan TGB dijadwalkan hadir
Menjelang MotoGP Mandalika 2026, sembilan pembalap dari rangkaian kejuaraan dunia balap motor dijadwalkan mengikuti parade di Kota Mataram.
Nama-nama yang dijadwalkan hadir mencakup pembalap MotoGP Marc Márquez serta pembalap Indonesia Mario Aji. Parade tersebut menjadi bagian dari promosi menjelang penyelenggaraan balapan di Pertamina Mandalika International Circuit.
Rencana kehadiran Marc Márquez, Mario Aji, dan pembalap lainnya turut menarik perhatian pembaca menjelang MotoGP Mandalika 2026.
Baca selengkapnya: Sembilan pembalap MotoGP bakal parade di Mataram, ada Marc Márquez hingga Mario Aji
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 turut membawa kecemasan bagi sebuah keluarga di Kota Mataram. Seorang anak buah kapal bernama I Putu Angga Santyana, 28 tahun, belum ditemukan setelah kapal tersebut terbalik di Laut Jawa.
Angga merupakan warga Lingkungan Seksari, Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara. Kapal yang ditumpanginya mengalami kecelakaan ketika berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Sebelum musibah terjadi, Angga sempat menelepon istrinya pada Sabtu, 12 September 2026, malam. Saat itu, tidak ada pesan yang menunjukkan kapal sedang menghadapi keadaan darurat.
Keluarga baru mengetahui kecelakaan tersebut keesokan harinya. Nama Angga tidak ditemukan dalam daftar sementara korban selamat maupun korban meninggal dunia sehingga keluarga masih menunggu perkembangan pencarian.
Baca selengkapnya: ABK asal Mataram hilang dalam tragedi Virgo Transport 8, sempat telepon istri sebelum kapal terbalik
Di Kota Mataram, kasus konvoi sambil membawa senjata tajam memasuki tahap baru. Polresta Mataram menetapkan enam dari 24 orang yang diamankan sebagai tersangka.
Empat tersangka masih berstatus anak, sedangkan dua lainnya telah dewasa. Lima orang ditahan, sementara seorang tersangka anak tidak ditahan karena belum berusia 14 tahun dan dikenakan kewajiban lapor.
Keenam tersangka dijerat menggunakan ketentuan pidana berkaitan dengan kepemilikan atau membawa senjata tajam. Mereka terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun.
Penanganan terhadap empat tersangka anak dilakukan dengan mengacu pada ketentuan sistem peradilan pidana anak.
Baca selengkapnya: Konvoi sajam viral di Mataram, enam orang jadi tersangka dan empat masih anak
Dari Kabupaten Lombok Utara, sebanyak 455 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum menerima gaji selama sembilan bulan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyiapkan anggaran sekitar Rp4,8 miliar untuk membayar hak para PPPK tersebut. Kebutuhan anggaran dimasukkan dalam perubahan APBD 2026 dan sedang dibahas bersama DPRD.
Pembayaran gaji beserta rapel ditargetkan dapat direalisasikan pada Oktober 2026 setelah perubahan APBD selesai. Tahun ini, pembiayaan PPPK disebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Baca selengkapnya: Sembilan bulan belum digaji, 455 PPPK Lombok Utara dijanjikan menerima rapel Oktober
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan kembali meluas di kawasan Taman Nasional Gunung Tambora. Hingga pemantauan pada Jumat, 11 September 2026, luas kawasan terdampak di wilayah Resor Piong mencapai sekitar 358,16 hektare.
Api berkembang ke arah selatan dan barat daya hingga mendekati Pos 2 dan Pos 3 Jalur Pendakian Piong. Petugas menghadapi medan berat karena sejumlah titik api tidak dapat dijangkau menggunakan kendaraan.
Tim pemadam harus berjalan kaki selama lima hingga enam jam dengan melintasi jurang, punggungan bukit, dan medan terbuka. Pemadaman dilakukan secara manual dan disertai pembuatan sekat bakar untuk mencegah api meluas.
Balai Taman Nasional Tambora masih mendalami penyebab kebakaran. Temuan di lapangan antara lain berkaitan dengan dugaan penggunaan api dalam aktivitas penggembalaan ternak dan pengasapan saat pencarian madu. Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.
Baca selengkapnya: Api kembali meluas di Tambora, 358 hektare terbakar hingga mendekati Pos 2 dan 3 Jalur Piong
Rangkaian peristiwa tersebut menjadi bagian dari berita yang mendapat perhatian pembaca KickNews sepanjang sepekan. Sejumlah kasus masih menunggu perkembangan, mulai dari hasil pemeriksaan sampel MBG, proses hukum kericuhan di Sumbawa, pencarian ABK asal Mataram, pembayaran gaji PPPK, hingga penanganan kebakaran Tambora. (red.)






