MotoGP ubah pola transportasi Lombok, Gili Trawangan dan Bangsal untuk pertama kali layani penyeberangan malam

Landscape Gili Trawangan
Landscape pelabuhan Gili Trawangan

kicknews.today – Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mulai mengubah pola transportasi wisata di Pulau Lombok. Untuk pertama kalinya, layanan penyeberangan malam disiapkan antara Pelabuhan Bangsal dan Gili Trawangan guna melayani tamu yang memilih menginap di kawasan tiga Gili.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian sistem transportasi selama MotoGP Mandalika yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Selama ini, mobilitas reguler wisatawan dari Bangsal menuju Gili Trawangan maupun sebaliknya lebih banyak berlangsung pada pagi hingga sore hari.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan NTB, Khaerus Sobri, mengatakan layanan malam dibuka untuk mengakomodasi pergerakan penonton MotoGP yang menginap di Gili Trawangan.

“Bahkan untuk pertama kalinya, dalam menyambut MotoGP tahun ini, Pelabuhan Bangsal dan Gili Trawangan melayani penyeberangan malam untuk mengakomodasi tamu yang menginap di Trawangan,” kata Sobri, Kamis (17/9/2026).

Pembukaan layanan tersebut membuat kawasan Gili Trawangan tidak lagi hanya berfungsi sebagai destinasi wisata yang terpisah dari pusat penyelenggaraan MotoGP. Pulau wisata itu diposisikan sebagai salah satu kawasan akomodasi penonton yang terhubung dengan Mandalika melalui angkutan laut dan darat.

Setelah menyeberang ke Bangsal, penonton akan dilayani angkutan pengumpan menuju kawasan Mandalika. Bangsal menjadi salah satu titik keberangkatan baru armada shuttle bus pada penyelenggaraan MotoGP tahun ini.

Selain Bangsal, pemerintah menambah titik pemberangkatan dari Senggigi dan Pelabuhan Lembar. Pada penyelenggaraan 2025, layanan shuttle bus hanya tersedia melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan eks Bandara Selaparang.

“Penambahan layanan ini menjadi bagian dari penyesuaian transportasi dengan pola pergerakan wisatawan selama gelaran MotoGP Mandalika,” ujar Sobri.

Jumlah armada yang disiapkan juga bertambah. Pada MotoGP 2025, sebanyak 35 unit shuttle bus melayani 1.149 penumpang. Tahun ini, jumlahnya ditingkatkan menjadi 42 unit dengan kapasitas sekitar 3.500 kursi.

Perubahan pola transportasi tidak hanya berlangsung pada jalur darat dan laut. Sebanyak 47 penerbangan tambahan telah diajukan untuk melayani arus kedatangan dan kepulangan penonton selama 8–12 Oktober 2026.

Data sementara Dinas Perhubungan NTB mencatat Garuda Indonesia mengajukan sembilan penerbangan tambahan, Citilink 18 penerbangan, TransNusa 10 penerbangan, dan Pelita Air 10 penerbangan.

“Totalnya ada 47 extra flight. Itu berlaku dari tanggal 8 sampai 12 Oktober,” kata Sobri.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena belum seluruh maskapai menyampaikan rencana penerbangan tambahannya kepada pemerintah daerah.

Pembukaan penyeberangan malam Bangsal–Gili Trawangan sekaligus memperluas pilihan akomodasi bagi penonton. Mereka dapat menginap di luar kawasan Mandalika, kemudian menggunakan rangkaian angkutan laut dan shuttle bus untuk menuju lokasi balapan.

Namun hingga saat ini, waktu keberangkatan, frekuensi perjalanan, jenis kapal, tarif, serta periode rinci pengoperasian layanan malam tersebut belum diumumkan. Pelaksanaannya juga perlu menyesuaikan kondisi cuaca, keselamatan pelayaran, dan kesiapan fasilitas pelabuhan. (red.)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI