kicknews.today – Aliansi Solidaritas anti Hoaks dan Ujaran Kebencian (Aliansi Sahabat) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Lombok Timur, Kamis (06/08/2026). Aksi yang diikuti lebih dari 1000 orang massa aksi dari perwakilan 21 kecamatan tersebut dilakukan sehubungan terjadinya penghinaan pribadi Bupati Lombok Timur di media sosial.
Massa menuntut Polres Lombok Timur untuk segera mengungkap pemilik akun facebook yang bernama Ika We Lah yang diduga telah melakukan ujaran kebencian terhadap Bupati Lombok Timur.

Dalam spanduk yang dibawa, mereka meminta aparat mengusut akun tersebut dan diproses sesuai hukum. Mereka juga meminta aparat penegak hukum untuk menangani permasalahan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ujaran kebencian di media sosial,” kata penanggungjawab aksi, Muhammad Subhan.
Mereka menyayangkan apabila kasus yang dianggap sederhana ini belum dapat diproses. Pihaknya selaku masyarakat Lombok Timur menjunjung tinggi perdamaian dan sepakat memberikan waktu 3 x 24 jam kepada Polres Lombok Timur untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.
“Pada tanggal 11 Juli 2026, kami telah memasukkan laporan terkait permasalahan tersebut. Namun, hingga saat ini, dalam kurun waktu kurang lebih 1 bulan, belum terdapat perkembangan yang kami terima terkait penanganan laporan tersebut sehingga kami turun kelapangan untuk meminta kejelasan,” tegasnya.
Sementara Kabag SDM Polres Lombok Timur, Kompol Mashur SH mewakili Kapolres mengatakan, terkait laporan tindak pidana ujaran kebencian terhadap pribadi Bupati Lombok Timur, Polres berkomitmen untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan sesuai kewenangan, termasuk proses penyelidikan dan penyidikan.
“Adapun proses penyidikan masih memerlukan waktu untuk pengumpulan barang bukti guna dilakukan penangkapan dan tahapan hukum selanjutnya. Perkembangan penanganan perkara ini akan kami sampaikan secara berkala,” pungkasnya. (cit/*)




