Turnamen Tarkam disebut jadi penggerak UMKM dan ruang kreativitas pemuda desa

Anggota Komisi III DPRD KLU, M Indra Darmaji Asmar

kicknews.today – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendorong pemerintah daerah agar tidak membatasi ruang penyelenggaraan turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) di wilayah setempat. Selain menjadi wadah penyaluran bakat olahraga masyarakat, event tarkam juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi riil hingga ke tingkat desa.

Sorotan tersebut muncul menyusul terancam tertundanya turnamen Apan Baya Cup yang digagas Pemerintah Desa Gondang bersama Karang Taruna setempat. Penundaan itu disebut-sebut berkaitan dengan pelaksanaan kompetisi Bupati Cup di Kecamatan Pemenang.

Anggota Komisi III DPRD KLU, M Indra Darmaji Asmar menegaskan bahwa penyelenggaraan Bupati Cup tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghambat turnamen lokal di tingkat desa.

“Skala turnamennya berbeda. Event Bupati Cup tidak akan kehilangan pamor hanya karena ada tarkam di desa,” ujar Darmaji, Jumat (08/05/2026).

Politisi Partai Golkar itu menilai maraknya turnamen sepak bola justru memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain memperluas ruang interaksi sosial antarwarga, kegiatan tersebut juga menjadi motor penggerak ekonomi rakyat kecil.

Menurutnya, aktivitas turnamen mampu meningkatkan pendapatan pedagang kaki lima, pelaku UMKM, hingga jasa parkir di sekitar lapangan pertandingan. Karena itu, inisiatif pemuda desa dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga semestinya mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Jangan sampai kegiatan positif pemuda malah dipersulit oleh persoalan birokrasi atau izin penggunaan fasilitas lapangan,” tegasnya.

Meski demikian, DPRD tetap mendukung pelaksanaan Bupati Cup sebagai agenda resmi pemerintah daerah. Darmaji bahkan menyarankan agar lokasi pelaksanaan kompetisi tersebut dialihkan secara strategis ke Kecamatan Gangga.

Usulan itu dinilai sejalan dengan rencana pembangunan Youth Center di wilayah tersebut, sehingga pelaksanaan Bupati Cup dapat sekaligus menjadi sarana sosialisasi program pengembangan kepemudaan jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Lombok Utara. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI