kicknews.today – Perubahan kepemimpinan kembali terjadi di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Mulai Rabu (20/05/2026), AKP I Ketut Artana resmi mengemban amanah sebagai Kapolsek Mandalika yang baru. Kehadirannya membawa harapan baru dalam memperkuat keamanan di kawasan Mandalika, destinasi strategis yang kini menjadi etalase pariwisata Indonesia di mata dunia.
Sebagai kawasan super prioritas nasional, Mandalika memiliki dinamika keamanan yang berbeda dibanding wilayah lainnya. Berbagai agenda internasional, khususnya event otomotif dan sport tourism, menuntut kesiapan aparat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kondisi tersebut menjadikan posisi Kapolsek Mandalika memiliki peran penting dalam memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga.

AKP Artana datang dengan bekal pengalaman panjang di dunia kepolisian. Namanya dikenal sebagai perwira yang memiliki kemampuan lengkap. Mulai dari penguatan keamanan wilayah, penanganan tindak pidana, hingga kemampuan intelijen dalam memetakan potensi gangguan kamtibmas.
Sebelum dipercaya memimpin Polsek Mandalika, ia pernah menjabat Kapolsek Pagutan dan Kapolsek Lingsar di bawah wilayah hukum Polresta Mataram. Di dua wilayah tersebut, AKP Artana dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengedepankan pola pendekatan persuasif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Tidak hanya itu, kariernya juga ditempa melalui tugas di bidang pemberantasan narkotika saat menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Lombok Utara. Dalam tugas tersebut, ia terlibat langsung dalam upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan kawasan wisata.
Pengalaman lain yang semakin menguatkan kapasitasnya adalah saat dipercaya mengemban jabatan Kasat Intelkam di Polres Lombok Utara dan Polres Lombok Barat. Pengalaman intelijen itu membentuk kepekaannya dalam membaca situasi, mendeteksi potensi gangguan sejak dini, hingga membangun koordinasi dengan berbagai pihak.
Mengawali tugas di wilayah barunya, AKP Artana menegaskan akan membawa pola kepemimpinan yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan mengedepankan pendekatan kemasyarakatan dan hadir sebagai pelayan masyarakat yang merakyat,” ujarnya.
Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama tokoh agama, tokoh adat, hingga kalangan pemuda. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan sistem keamanan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, masyarakat menaruh harapan besar agar Polsek Mandalika di bawah kepemimpinan AKP I Ketut Artana mampu menghadirkan suasana yang semakin aman dan nyaman, sekaligus menjaga citra Mandalika sebagai destinasi internasional yang ramah bagi wisatawan dan investor. (*/*)




