kicknews.today – Warga Dusun Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di tepi Pantai Pandanan, Minggu (18/01/2026) pagi sekitar pukul 09.25 Wita. Penemuan tersebut langsung ditangani oleh aparat Kepolisian Resor Lombok Utara dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah melintas di sekitar area proyek jalan Malaka Hill menuju pantai. Dari jarak sekitar 10 meter, saksi melihat objek mencurigakan yang menyerupai tubuh manusia tergeletak di bibir pantai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun Pandanan.

“Setelah menerima laporan, perangkat desa bersama personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara, IPTU I Komang Wilandra.
Petugas kepolisian selanjutnya memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah barang bukti yang diduga milik korban turut diamankan, di antaranya pakaian dalam wanita dan sebuah cincin. Untuk memperluas pencarian dan memastikan tidak ada barang bukti lain yang terlewat, polisi juga mengerahkan Tim K9 dari Direktorat Samapta Polda NTB guna menyisir area sekitar lokasi penemuan.
Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab kematiannya belum diketahui. Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan bahwa jenazah tersebut merupakan perempuan asal Jawa Timur yang sebelumnya dilaporkan hilang, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman.
“Masih kita dalami dan lakukan penyelidikan. Identitas korban belum ditemukan. Kami akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Mataram untuk pelaksanaan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus mengungkap identitas korban,” jelasnya.
Jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani pemeriksaan medis. Selain itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari penemu pertama, kepala dusun, hingga kepala desa setempat. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. (gii)


