kicknews.today – Story Instagram seorang peserta KKN dari salah satu universitas terbesar di Mataram inisial NWAP bikin heboh warga Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Betapa tidak, akibat ulahnya itu membuat warga geram dan mengusir mahasiswi tersebut.
Story yang sudah dihapus tersebut, dimuat pada Minggu (23/7) sekitar pukul 13.00 Wita, namun mendadak viral dan banyak menuai kecaman netizen. Ratusan masyarakat pun mendatangi mendatangi posko KKN tersebut pada pukul 19.40 Wita.

Kades Kayangan Edi Kartono membenarkan kejadian yang viral tersebut. Dia mengaku sebelumnya sudah memanggil mahasiswi tersebut.
“Sebelumnya sudah kita panggil mahasiswi ini, tapi karena video ini direkam kembali kemudian di upload ulang oleh orang di media sosial akhirnya warga geram dan mendatangi posko mahasiswi ini,” jelas Kades saat dikonfirmasi, Senin (24/7)
Warga yang geram akhirnya mengusir mahasiswi yang dianggap melukai hati masyarakat itu. Kemudian kejadian itu diamankan polisi saat orang tua mahasiswi tersebut datang menjemput.
“Kami memberikan kesempatan kepada mahasiswi tersebut untuk membuat video klarifikasi kepada masyarakat di media sosial, supaya tak menimbulkan gejolak yang lebih besar. Dan Alhamdulillah sudah di lakukan tadi pagi,” jelas Kades.
Sementara itu, Muhamad Zainur Ketua Himpunan UMKM Kecamatan Kayangan yang disindir di dalam video yang beredar tersebut mengaku belakangan baru tahu persoalan itu. Dia dengan maksud untuk menyuruh para mahasiswa datang terlebih dahulu supaya membantu persiapan acaranya.
“Mereka hadir di acara bulanan UMKM, kebetulan mereka minta dilibatkan sesuai proker mereka. Acara jam setengah empat sore makanya mereka saya minta datang jam 2 agar bisa bantu persiapan,” katanya.
Namun sebelum mereka datang, persiapan sudah beres dan mereka datang hanya untuk sosialisasi proker mereka saja. Tiba-tiba lanjut dia, mereka izin pulang katanya mau bertemu dengan Pak Kades.
“Setelah acara selesai baru saya lihat HP dan melihat videonya. Kalau saya tahu terlebih dahulu, sudah saya usir mereka ini,” katanya.
Sebagai informasi banyak yang tersinggung walau dengan story yang telah dihapus karena menyebut tidak ada wanita cantik di desa tersebut Kayangan.
“Kita bikin mi. Belum ada jadi mi kita. Di telepon sama pak … Hee adek adek jam 2 ke rumah saya ya. Padahal acaranya setengah 4. Biar kenapa? Susah ya jadi kembang desa di sini. Anak Kayangan ndak ada cantik-cantik. Jadi kita kembang desa jadinya,” ujar NWAP dalam video viral itu. (ys)





