Sengketa lahan Kantor Desa Batu Layar berlanjut, penggugat melawan

kicknews.today – Perkara sengketa lahan Kantor Desa Batu Layar Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat masih berlanjut. Setelah dimenangkan Pemkab Lombok Barat di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, kini pihak penggugat kembali melayangkan banding ke tingkat Pengadilan Tinggi.

Lahan kembali digugat oleh oknum yang mengklaim sebagai ahli waris. Padahal, pada 31 Januari 2023, PN Mataram telah menolak seluruh gugatan oknum tersebut.

PLT Kades Batulayar, Abdul Hanan, mengatakan sebelumnya Pemdes sudah menang dalam sengketa lahan itu, namun rupanya penggugat memiliki temuan baru kemudian mengajukan banding.

“Kami sangat berharap Pemda agar mengawal terus, sampai menang lagi. Jangan sampai kecolongan,” terangnya, melalui telepon, Minggu (26/3).

Sebab sepengetahuanya, kepemilikan aset daerah yang ditempati Pemdes Batu Layar itu sudah ada sejak dulu. Bahkan dirinya belum ada pun aset itu milik desa dan Pemda Lombok Barat. Ia mengaku heran dasar apa oknum warga itu menggugat lahan daerah tersebut.

Padahal sejak Kades terdahulu masalah aset itu tidak ada yang pernah klaim. Sehingga muncul kecurigaan ada orang di balik oknum penggugat yang memfasilitasi kasus gugatan lahan itu.

“Saya menduga ada oknum-oknum ini yang ingin memanfaatkan situasi,” katanya.

Camat Batu Layar, Afgan Kusuma Negara mengaku pihak desa dan kecamatan siap membantu dan backup Pemda Lombok Barat menghadapi perkara aset ini. Sehingga daerah bisa menang kembali.

“Sebelumnya Pemda memenangkan perkara lahan, tapi diajukan banding lagi oleh penggugat. Kita siap backup untuk menyelamatkan aset daerah,” ujarnya.

Sementara Kabag Hukum Setda Lombok Barat Dedi Saputra mengatakan sudah menerima kabar banding yang dilayangkan oknum yang mengklaim aset daerah itu. Menurutnya, kini sudah masuk pada tahap kontra memori banding.

“Gugatan pertama, Pemda Lombok Barat menang. Namun pihak penggugat mengajukan banding,” katanya Senin (27/3). (ys)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI