Realisasi DBH investasi KLU baru 800 juta, DPMPTSP-Naker optimistis lampaui target

Ilustrasi.

kicknews.today – Realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor investasi di Kabupaten Lombok Utara (KLU) hingga pertengahan tahun 2026 masih berada di bawah target. Dari target sebesar Rp 3 miliar yang ditetapkan, realisasi penerimaan baru mencapai sekitar Rp 800 juta.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) KLU, Evi Winarni mengatakan capaian tersebut belum mencerminkan potensi riil yang dimiliki daerah. Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, nilai DBH yang diterima semestinya bisa melampaui target yang telah ditetapkan.

“Kalau dari target kita memang diberikan Rp3 miliar. Sebenarnya kalau berdasarkan data kami di lapangan, seharusnya bisa lebih. Namun dana ini merupakan Dana Bagi Hasil, sehingga kewenangan pembagiannya ada di pemerintah pusat,” ujar Evi, Selasa (28/07/2026).

Dia menjelaskan, rendahnya realisasi saat ini bukan semata-mata disebabkan minimnya aktivitas investasi di daerah, melainkan karena mekanisme penyaluran DBH sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Hingga kini, realisasi penerimaan baru berkisar Rp800 juta atau belum mencapai sepertiga dari target yang ditetapkan untuk tahun ini.

Meski demikian, DPMPTSP-Naker tetap optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui apabila proses sinkronisasi data dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB berjalan sesuai harapan.

“Kalau dari estimasi kami seharusnya bisa lebih dari Rp 3 miliar. Saat ini masih kita sinkronkan dengan pemerintah pusat dan provinsi,” katanya.

Evi menambahkan, pemerintah kabupaten memiliki keterbatasan kewenangan dalam pengawasan investasi. Fungsi pengawasan berada di tingkat pemerintah provinsi, sementara pemerintah kabupaten hanya melakukan monitoring dan pendataan sebagai dasar perhitungan potensi DBH.

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar data investasi yang menjadi dasar pembagian DBH dapat tersinkronisasi dengan baik, sehingga potensi penerimaan daerah dari sektor ini dapat terealisasi secara optimal,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI