Pesona Tembe Nggoli gemerlap di Festival Rimpu Mantika 2026, UMKM Bima untung banyak 

Peserta pawai Rimpu Mantika 2026.

kicknews.today – Perhelatan Festival Rimpu Mantika 2026 kembali menjadi panggung gemilang bagi warisan budaya lokal. Keindahan Sarung Nggoli, atau dalam bahasa Bima dikenal sebagai Tembe Nggoli, sukses mencuri perhatian dalam acara yang digelar Sabtu (25/4/2026). Kain tenun khas masyarakat Bima ini tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan pelaku UMKM lokal.

Dalam festival tahunan yang mengangkat budaya rimpu sebagai identitas perempuan Bima, Sarung Nggoli tampil dalam ragam motif dan warna yang memikat. Puluhan ribu peserta yang mengikuti Pawai Rimpu Mantika tampak anggun mengenakan rimpu berbahan Sarung Nggoli, menampilkan kekayaan budaya yang tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Antusiasme masyarakat dan wisatawan turut membawa berkah bagi para pengrajin. Pelaku usaha kain tenun yang membuka stand di area festival mengaku mengalami lonjakan pesanan sejak menjelang hingga selama acara berlangsung. Permintaan tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga dari luar daerah yang tertarik menjadikan Sarung Nggoli sebagai oleh-oleh khas Bima.

“Festival ini sangat membantu kami. Penjualan meningkat drastis, bahkan beberapa pesanan datang dari luar daerah,” ujar salah satu pengrajin.

Tak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, momentum festival ini juga menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan Sarung Nggoli ke pasar yang lebih luas. Pemerintah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Bima terus mendorong pelestarian tenun tradisional ini melalui berbagai program pemberdayaan dan pelatihan bagi para pengrajin.

Kehadiran Sarung Nggoli dalam festival ini membuktikan bahwa warisan budaya lokal tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga potensi ekonomi besar yang mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di Kota Bima.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, Sarung Nggoli diharapkan terus berkembang dan menjadi ikon unggulan daerah. Mengusung tema “Ekonomi Kreatif Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah,” Festival Rimpu Mantika bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif yang mengangkat kearifan lokal Bima ke panggung nasional. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI