Persiapan MotoGP Mandalika 2026, tiket diklaim sudah mendekati 50 persen

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang terus dimatangkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah aspek mulai dari penjualan tiket, akomodasi hotel hingga transportasi menjadi perhatian untuk memastikan gelaran balap motor dunia tersebut berjalan optimal.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia mengatakan, berdasarkan komunikasi terakhir dengan penyelenggara utama, InJourney dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), penjualan tiket MotoGP 2026 telah mencapai kisaran 40 persen dan mendekati 50 persen.

“Alhamdulillah, kebetulan hasil terakhir komunikasi dengan penyelenggara utama, dalam hal ini InJourney MGPA, tiket itu sudah kisaran di angka 40-an sekian persen, mendekati 50 persen sudah terjual,” kata Aulia, Kamis (20/0/2026).

Menurutnya, NTB sebagai tuan rumah penyelenggaraan MotoGP untuk tahun ketiga memiliki sejumlah evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan kesiapan, sehingga pengalaman wisatawan maupun penonton yang datang ke Mandalika tahun ini bisa lebih baik.

“Ini sudah tahun ketiga. Tentunya ada hasil evaluasi sebelumnya, bagaimana persiapan-persiapan kita harus lebih optimal di tahun ini. Sehingga benar-benar bisa memberikan kesan yang mendalam bagi para pengunjung MotoGP,” ujarnya.

Dari sisi akomodasi, Aulia menyebut persiapan hotel masih terus berkembang secara dinamis. Namun, ia mengingatkan para pelaku usaha perhotelan agar tidak memanfaatkan momentum MotoGP dengan menaikkan harga secara berlebihan.

Dia menilai momentum MotoGP harus dijaga agar memberikan dampak positif bagi pariwisata NTB dalam jangka panjang, bukan hanya keuntungan sesaat.

“Yang harus kita antisipasi bersama, jangan memanfaatkan momen MotoGP ini untuk melepas harga ‘aji mumpung’. Tentunya kita harus menjaga keberlangsungannya dan keberlanjutan ke depan, tidak hanya untuk saat ini,” tegasnya.

Sementara dari sisi transportasi, pola pelayanan pada prinsipnya masih sama seperti penyelenggaraan sebelumnya. Namun, terdapat penekanan dari Gubernur NTB untuk mengoptimalkan layanan shuttle bus.

Shuttle bus dinilai penting untuk membantu mobilitas penonton dari sejumlah kawasan menuju lokasi penyelenggaraan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit.

“Ini tinggal ada penekanan dari Pak Gubernur berkaitan dengan mengoptimalkan adanya shuttle bus. Shuttle bus ini kan bisa untuk membantu para pengunjung yang akan datang ke sana dari arah kawasan-kawasan,” jelasnya.

Terkait pembelian tiket, Ahmad memastikan masyarakat tidak perlu menggunakan jasa calo. Menurutnya, akses pembelian tiket MotoGP saat ini sudah relatif mudah sehingga calon penonton dapat membeli tiket melalui kanal resmi yang tersedia.

“Kita sekarang enggak perlu calo, karena tiket itu sangat mudah untuk diakses. Itu aja. Dan buruan untuk beli tiketnya,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI